Beranda Headline Bandar Lampung Panglima Adat Kepaksian Pernong Dukung Terwujutnya Pers Bermartabat

Panglima Adat Kepaksian Pernong Dukung Terwujutnya Pers Bermartabat

63

LAMPUNG – Pasca ditangkapnya sejumlah oknum yang mengatasnamakan wartawan di Lampung Timur, beragam reaksi dukungan muncul dari berbagai kalangan yang mengharapkan hadirnya Pers bermartabat di Indonesia.

Salah satunya muncul dari komunitas kerajaan adat Skalabrak Lampung. Melalui Panglima Alif Jaya sebagai Panglima adat Kepaksian Pernong yang juga merupakan Panglima wilayah selatan angkat bicara terkait insiden penangkapan tersebut.

Pria yang merupakan Kakhya dari Lima Marga Adat Way Handak Lampung Selatan tersebut menyebutkan bahwa profesi pers adalah mulia. Sehingga ia mengharapkan profesionalitas Pers Indonesia tidak mudah terprovokasi atas ulah sejumlah oknum.

“Para bahattur, hulubalang dan panglima sebagai warga adat Sekala Bkhak Kepaksian Pernong mendukung penegakan pers yang bermartabat. Yakni pers yang tidak digunakan untuk hal yang menyimpang dari profesi mulia itu sendiri, bahkan bertindak arogan. Kami mendukung pernyataan Sultan Sekala Bkhak Kepaksian Pernong Saibatin Puniakan Dalom Beliau, Pangeram Edward Syah Pernong yang mengecam tindakan oknum terbukti memeras,” ucapnya, Selasa (22/3/2022).

Baca Juga :  Ali Hamidi : Tuduhan Yang Di layangkan PT Gunung Madu Tidak Benar

Ia menyebutkan, aksi Ketua umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, dinilai telah menghina warga adat Lampung Timur dengan perbuatannya merobohkan papan bunga ucapan atas keberhasilan Polri di Lampung Timur.

“Sebab pers merupakan insan pencerah yang menyampaikan informasi dan berita kepada masyarakat. Bukan justru untuk menakut-nakuti masyarakat yang berujung tindakan pidana. Terkait adanya sinyalemen sekelompok orang akan melakukan aksi demonstrasi yang diduga untuk melindungi tindak pidana oknum wartawan itu, dimana mereka akan melancarkan aksi ke Mabes Polri dan Dewan Pers, yang salah satu tuntutannya membubarkan Dewan Pers,” bebernya.

“Aspirasi adalah hak warga negara, tapi penegakan hukum yang telah di jalankan oleh polres lampung timur dan back up Polda lampung adalah langkah proaktif kepolisian sebagai proporsionalitas tugas pokoknya dan sekaligus memberikan effek deterrent agar kejadian serupa tidak terjadi lagi terjadi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Minta Restu, Nanang Datangi SPDB Pangeran Edward Syah Pernong

Panglima Alif Jaya menyampaikan bahwa tindakan yang dilakukan oknum mengatasnamakan wartawan tersebut merupakan murni Pidana. Yang mana ada laporan Polisi yang harus ditindaklanjuti.

Saya ingin menyampaikan pesan bahwa keluhurran adat lampung jangan di lecehkan karena apresiasi para penyimbang di lampung timur adalah salah satu supporting semagat terhadap polisi yang selama ini tanpa kenal lelah siang malam menjaga warga. Apalagi hal yang terkait di Lampung Timur telah jelas oknum itu ditangkap polisi karena melakukan kekerasan, inikan menunjukkan arogan mereka,” terangnya.

Hal serupa disampaikan Panglima Pengitokh Alam dari Kabupaten Tanggamus. Dia menyebutkan, prilaku oknum yang mengatasnamakan wartawan dan merugikan masyarakat merupakan tindakan tercela.

Baca Juga :  PKS dan TEC Makin Intens

“Apabila ada oknum wartawan yang menjadi benalu bagi profesi dengan melakukan tindakan pelanggaran hukum, maka tentunya hal ini harus ditertibkan. Juga kegiatan oknum itu harus diputus hubungannya dengan profesi pers. Dukungan Juga disampaikan para Penyimbang Adat dari Lampung Timur, sebab tindakan oknum dinilai melecehkan adat,” pungkasnya.

Bahkan Puniakan dalom pangeran Edward syah pernong telah menegaskan bahwa pers harus menjadi lembaga kepercayaan masyarakat sebagai pilar penegak demokrasi.

“Mereka sekarang memberontak mengatasnamakan wartawan dan sebagainya, ya gak bisa begitu. Wartawan yang asli dan media-media (profesional) masih dibutuhkan. dan mmg sangat dibutuh kan dalam sebuah negara demokrasi , jadj Sekaranglah waktunya pemisahan antara minyak dan air, ya kalau minyak ya minyak, kalo air ya air, harus ada pemisah di antara keduanya,” tandasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here