Beranda Headline Tokoh Adat Di Lamteng Apresiasi Kinerja Polres Lamteng

Tokoh Adat Di Lamteng Apresiasi Kinerja Polres Lamteng

73

LAMTENG – Sejumlah tokoh adat (Toda) di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) mengapresiasi kinerja aparat Kepolisian Resort Lampung Tengah yang berhasil mengungkap sindikat begal maut di kabupaten tersebut.
Hal itu disampaikan Penyimbang Adat Buay Nyerupa Lampung Tengah, Suttan Buay Nyerupa kepada Skalabraknews.com, Senin (15/3/2021). Menurutnya, kinerja Polisi dalam mengungkap pelaku DS (22) seorang DPO Curas yang telah buron enam tahun tersebut telah maksimal dan patut diapresiasi.
“Sebagai bagian daripada masyarakat di Lampung Tengah, Kami sangat mengapresiasi kerja keras jajaran Satreskrim Polres Lamteng dalam memberantas berbagai kejahatan dalam rangka memberikan keamanan ditengah masyarakat. Tentunya hal ini tidak lepas dari pimpinan yang cakap cerdas dan progresif, Salam kemuwakhian dari kami untuk bapak Kapolres dan Kasatreskrim. Semoga selalu sehat dan dalam lindungan Allah,” ucapnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan tokoh adat Bandar Buyut, Yunizar. Ia mengulas, DS merupakan kawanan sindikat begal yang terbilang sadis saat melancarkan aksinya. Untuk itu, kasus yang berhasil diungkap Mapolres Lamteng mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri yang sebelumnya memudar.
“Ini apresiasi yang luar biasa kepada jajaran Satreskrim Polres Lampung Tengah. Pengungkapan sindikat begal sadis yang menyebabkan korbannya meninggal dunia itu menjadi catatan masyarakat, bahwa kami masih percaya Polri itu bekerja. Tentunya ini mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri yang sebelumnya dapat dikatakan memudar,” bebernya.
Diketahui, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Lampung Tengah (Lamteng) menciduk seorang tersangka begal yang beraksi dengan melakukan kekerasan hingga menyebabkan korbannya meninggal dunia.
Kapolres Lamteng AKBP Popon Ardianto Sunggoro melalui Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas mengungkapkan bahwa tersangka merupakan DPO Curas yang terbilang licin hingga enam tahun perburuan Polisi baru berhasil ditangkap.
“Kurang lebih enam tahun DPO pelaku curas ini terus diburu oleh Tekab 308 Polres Lampung Tengah. Akhirnya kami berhasil melumpuhkan pelaku berinisial DS umur 22 tahun, warga Dusun I Kampung Gunung Sugih Baru, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran pada hari Jum,at 12 Maret 2021 sekira jam 21.00 WIB,” bebernya, Sabtu (13/3/2021).
Ia menuturkan, DS merupakan satu dari enam pelaku begal. Yang mana lima diantaranya telah tertangkap dan menjalani hukuman. DS dibekuk Polisi di simpang Sidokerto, Kec. Bumi ratu Nuban, Kab. Lampung Tengah.
“Pelaku ini merupakan DPO dengan Nomor : DPO / 09 / VI / 2015 terkenal licin sehingga butuh kehati-hatian dalam penyelidikan. Setelah benar-benar mendapatkan infomasi keberadaan pelaku, lalu dilakukan penyergapan. Pelaku yang berusaha melawan secara aktif terhadap petugas dengan cara berusaha merebut senjata petugas dan bergulat namun dilakukan tindakan tegas terukur sesuai SOP pelaku dapat dilumpuhkan dan dilakukan tindakan medis,” jelasnya.
AKP Edi menjelaskan, kronologi yang dilakukan kawanan begal tersebut melancarkan aksinya saat korban mengedarai sepeda motornya dari Kec. Kota Gajah Kab. Lamteng menuju Bandar Lampung. Saat diperjalanan korban dipepet keenam tersangka serta di tendang hingga korban terjatuh ke parit.
“Pada hari Senin tanggal 18 Mei 2015 sekira jam 22.20 WIB, saat itu korban melakukan perlawanan sehingga ditusuk oleh para pelaku dibagian dada sebelah kanan sebanyak 2 kali. Dan salah satu pelaku melakukan penembakan kemudian sepeda motor korban diambil oleh pelaku. Korban yang mengalami luka ditemukan oleh warga, kemudiaan dibawa ke RS Mardi Waluyo Metro namun akhirnya korban meninggal dunia,” tandasnya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Pelaku DS terancam pasal 365 Ayat (3) KUHPidana dengan hukuman paling lama 15 tahun penjara. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here