Beranda Headline Polisi Tangkap DPO Rampok di Lampung Tengah

Polisi Tangkap DPO Rampok di Lampung Tengah

167

LAMTENG – Satuan Reserse Kriminal Polsek Terusan Nunyai membekuk 1 tersangka yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus perampokan yang menimpa supir truk saat melintasi Jl. Way Abung, Jembatan Layang Tol Kampung Gunung Batin Udik Kec. Terusan Nunyai pada 2 Mei 2020 lalu.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro melalui Kapolsek Terusan Nunyai IPTU Santoso menerangkan, tersangka Mas Bolang (25) ditangkap di tempat persembunyiannya yang terdapat di Dusun 1 Kampung Terbanggi Besar Kec. Terbanggi Besar pada Selasa 2 Februari 2021 sekira pukul 18.00 WIB kemarin.

“Kita amankan DPO kasus Curas bernama Mad Bolang, sebelumnya kita sudah amankan 3 orang tersangka yang merupakan rekan Mad Bolang masing-masing berinisial RS, AKW dan RAL yang sudah divonis dan menjalani hukuman. Tersangka DPO yang diamankan ini merupakan warga Dusun Gunung Mekar Kampung Gunung Batin Udik Kec. Terusan Nunyai, Lampung Tengah,” terangnya, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga :  Presiden Minta Kowani Tangkal Berita yang Merusak Anak Bangsa

Peristiwa perampokan tersebut dialami Korban bernama Dari (43), warga Kampung Bulag Kel. Sruwak Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan yang berprofesi sebagai supir.

“Ketika korban mengemudikan Mobil Truck BE 8959 UQ dengan bermuatan singkong, setibanya di Jl. Way Abung, Jembatan Layang Tol Kampung Gunung Batin Udik Kec. Terusan Nunyai pada hari Sabtu tanggal 2 Mei 2020 jam 04.30 WIB. Korban dihadang 4 orang pelaku, dan korban berhenti lalu para pelaku langsung menodongkan senjata tajam kearah korban, kemudian pelaku mengambil HP Merk Xiaomi, Dompet Korban yang berisi STNK Mobil BE 8959 UQ, KTP, SIM B, ATM Bank BCA, ATM Bank Mandiri An. Korban, ATM Bank BRI An. Lina Fitra, dan uang tunai Rp. 300.000 setelah itu keempat pelaku tersebut melarikan diri,” bebernya.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas, Intel Metro Datangi Ormas LMP

Kini, Mad Bolang diamankan di Mapolsek Terusan Nunyai dan dapat bertemu dengan 3 orang rekannya yang telah terlebih dahulu meringkuk dijeruji besi. Ia terancam pasal 365 KUHP dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here