Pun Edward Belasungkawa Atas Meninggalnya Pandita Ida Resi Dwi

Pun Edward Belasungkawa Atas Meninggalnya Pandita Ida Resi DwiFoto istimewa

SKALABRAKNEWS.COM Lamteng : Paduka Yang Mulia (PYM) Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-XXIII menyampaikan turut berbelangsungkawa atas berpulangnya salah satu tokoh Agama Hindu Pandita Ida Resi Dwitya Ananda, pada (28/10/2020) karena mengalami sakit.

“Saya turut berbelasungkawa atas berpulangnya Saudara kita Tokoh Hindu Dharma yang kita hormati mendiang Pandita Ida Resi Dwitya Ananda yang telah kembali menghadap Tuhan Yang Maha Esa / Sanghyang Widhi Wasa,” kata Pangeran Edward Syah saat diwawancarai media, Sabtu (7/11).

Dikatakan mantan Kapolda Lampung itu, mendiang Ida Resi sebagai pemimpin spiritual adalah sosok yang tidak pernah lelah menorehkan amal kebaikannya selama hidup di dunia.

Baca Juga :  Tangkal Penyebaran Covid-19, Forum Muli Mekhanai Bagikan Ribuan Masker Gratis di Lampung Tengah

“Beliau sebagai pimpinan dalam satu komunitas agama dalam membimbing umatnya, sebagai penanggung jawab nilai kehidupan religius saudara kita umat Hindu Dharma di tanah Lampung terutama yang berada di tanah Lampung Tengah. Semoga semua itu akan menjadikannya untuk mendapatkan tempat yang layak sesuai dengan jasa-jasanya yang telah mengarahkan umatnya ke arah kehidupan yang baik dan religius sesuai dengan tuntunan Dharma,” ungkap Brigjen Pol (P) Drs. Edward Syah Pernong, S.H., M.H.

Diteruskan Sultan Sekala Brak, kita akan mengenang mendiang Pandita Ida Resi Dwitya Ananda sebagai sosok tokoh yang patut diteladani.

“Menjadikannya sebagai penyemangat kita semua untuk tetap terus saling menebarkan kebaikan terhadap sesama, dalam menjaga persatuan dan persaudaraan sebangsa setanah air dalam ayoman payung kokoh kita yaitu NKRI tercinta,” tegasnya

Baca Juga :  Polres Tanggamus Terjunkan Anggota Bersihkan Sisa Banjir Dan Longsor

Pun Edward–sapaan akrabnya, juga menyampaikan apresiasi dan kebanggan terhadap Musa Ahmad yang juga calon Bupati Lamteng berpasangan dengan dr. Ardito Wijaya (Musa-Dito).

“Sebuah kebanggaan juga patut kami sampai kan terhadap Adinda “Akhi” Musa Ahmad yang telah mewakili hati dan perasaan kita semua untuk datang menyampaikan rasa duka cita atas kepergian sebuah representasi hati kita semua. Hal ini menunjukkan betapa dekatnya masyarakat Lampung Tengah kepada keluarga besar Hindu Dharma yang hidup bersama dalam persatuan, kasih sayang dan persaudaraan yang telah jalin menjalin begitu lama,”

“Karena itu tentu tidaklah berlebihan apabila kami pun pada kesempatan ini juga sekaligus ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan terhadap Adinda Musa Ahmad atas kepeduliannya dan “care “ dalam membina persaudaraan masyarakat di Lampung Tengah ini. Teriring do’a untuk Adinda Musa Ahmad agar bisa terus menjadi sosok tokoh pemersatu dan memercikkan nilai kehidupan dan persaudaraan yang hakiki kepada seluruh masyarakat Lamteng dan selalu menggelorakan ghiroh patriotis yang tidak pernah padam dan selalu menjadi penguat pilar Bhinneka Tunggal Ika,” pungkasnya(*)

Comment here