Retribusi Pasar Margorejo, DPRD Kota Metro Hearing Bersama Dinas Perdagangan

METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar rapat dengar pendapat (Hearing) bersama dengan Dinas Perdagangan (Disdag) dan Bagian Hukum Setda Kota Metro. Hearing tersebut digelar menyusul permintaan keringanan sejumlah pedagang di Pasar Margorejo, Metro Selatan mengenai tarif retribusi.

Wakil Ketua I DPRD Kota Metro, Ahmad Kuseini menjelaskan, dalam hearing tersebut membahas mengenai usulan para pedagang. Namun seperti diketahui pemkot sebelumnya telah memberikan keringanan tarif pada periode Mei – Desember 2019.

“Karena mengingat pertumbuhan ekonomi di Pasar Margorejo tersebut sudah cukup baik, maka kami mendorong agar para pedagang ini dapat menunaikan kewajibannya untuk membayar restribus,” ungkapnya.

Menurutnya, perda mengenai besarnya tarif retribusi tersebut telah disolisasikan sejak tahun 2018 sampai dengan 2019 lalu. Bahkan pemkot juga telah memberikan keringanan pada periode tahun 2019.

Baca Juga :  Komite MAN 1 Metro Kucurkan Bantuan Siswa Kurang Mampu

“Karena itu tahun ini mengenai tarif retribusi ini dikembalikan pada perda. Sehingga warga diharapkan dapat menunaikan kewajibannya untuk membayar retribusi yang telah ditetapkan,” paparnya.

Senada disampaikan Kepala Disdag Kota Metro LM. Hutabarat. Menurutnya, sosialisasi mengenai besarnya tarif retribusi tersebut telah dilakukan sejak tahun 2018 dan 2019. Bahkan pemkot juga telah memberikan keringanan tarif pada Mei hingga Desember 2019.

“Sehingga saat ini besaran tarif itu dikembalikan pada perda. Mengenai permintaan keringanan itu kan harus melalui proses yang panjang dengan adanya surat permohonan. Namun untuk saat ini besarnya tarif disesuaikan dengan perda,” pungkasnya.