Beranda Headline Pemkot Metro Kordinasi Dengan Pemkab Lamteng Untuk Tracking Keluarga ODP RSUAY Metro

Pemkot Metro Kordinasi Dengan Pemkab Lamteng Untuk Tracking Keluarga ODP RSUAY Metro

72

Pemkot Metro Kordinasi Dengan Pemkab Lamteng Untuk Tracking Keluarga ODP RSUAY Metro

SKALABRAKNEWS.COM METRO – Pemerintah Kota Metro melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) kembali berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Ini untuk melakukan Tracking (Pelacakan) kepada keluarga pasien asal Lampung Tengah (Lamteng) dengan hasil Rapid Test Reaktif terhadap Covid-19.

“Memang cucu pasien ini telah pulang dari Jogjakarta, tapi sudah satu bulan yang lalu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Lamteng untuk melakukan tracking kepada seluruh keluarganya termasuk cucunya,” terang Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Metro, A. Nasir, Rabu (22/4/2020).

Ia mengatakan, untuk saat ini pasien tengah dirawat di ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Ahmad Yani (RSUAY) Kota Metro. Status pasien masih orang dalam pengawasan (ODP).

Baca Juga :  Basuki : Kami Mendesak Pemerintah Kota Untuk Memaksimalkan PAD

“Kalau riwayat pasien ini tidak pergi keluar kota. Cucu pasien yang sebulan lalu baru pulang dari Jogjakarta. Memang pasien ini dekat dengan cucunya,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, tracking tersebut akan dilakukan oleh Tim Surveilen dari Pemkab Lamteng. Ini mengingat pasien berasal dari Kabupaten Lampung Tengah.

“Untuk tracking dilakukan oleh tim surveilen dari Dinas Kesehatan Lampung Tengah. Karena pasien ini berasal dari Kabupaten Lampung Tengah,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) Kota Metro membenarkan adanya satu pasien diisolasi di Rumah Sakit Mardiwaluyo Kota Metro. Itu menyusul hasil Rapid Test pasien tersebut Reaktif Covid-19.

“Iya hari ini kita dapat laporan bahwa ada satu pasien yang dirawat di RS Mardiwaluyo hendak operasi kaki. Namun pasien tensinya tinggi dengan keluhan batuk. Petugas langsung melakukan Rapid Test dan hasilnya positif,” terang Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Metro, A. Nasir, Selasa (21/4/2020).

Baca Juga :  Kampung uman agung bangun jalan onderlag 1500 Meter Dan TPT 75 Meter

Untuk selanjutnya, kata Nasir, pasien tersebut masuk dalam ruang Isolasi Rumah Sakit Mardiwaluyo untuk memantau perkembangannya. Pihak rumah sakit juga langsung melakukan uji swab pasien untuk diperiksa.

“Untuk sementara pasien masih di RS Mardiwaluyo. Kita masih pantau perkembangan kondisinya. Kita juga masih menunggu hasil swab yang dikirimkan melalui provinsi untuk positif atau tidaknya Covid-19,” jelasnya.

Menurutnya, pasien tersebut merupakan warga asal Lampung Tengah. Dengan riwayat pasien menderita diabetes dan hendak melakukan operasi di bagian kaki. “Pasien laki-laki berumur 79 tahun. Pasien ini juga mengeluhkan sakit batuk dan tengah diobservasi di Rumah Sakit Mardiwaluyo,” ungkapnya. (Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here