Beranda Headline Soal Sampah Di Kota Metro, Dicky : Harus Malu Dengan Penghargaan Kebersihan...

Soal Sampah Di Kota Metro, Dicky : Harus Malu Dengan Penghargaan Kebersihan Yang Diraih

134

Soal Sampah Di Kota Metro, Dicky : Harus Malu Dengan Penghargaan Kebersihan Yang Diraih

SKALABRAKNEWS.COM METRO – Permasalahan sampah di Kota Metro tak henti-hentinya menjadi sorotan mata publik, sebelumnya tumpukan sampah rumah tangga di Metro Timur tepatnya di samping Lapas Kelas II A, Kota Metro kali ini merambah hingga bagian lain di daerah Kota Metro.

Bau menyengat, air kehitaman, jentik nyamuk terlihat kasat mata. Tumpukan sampah memenuhi saluran Irigasi yang membelah Kota Metro, seakan menjadi pemandangan kelam yang tersaji, jika melewati jalan protokol dipusat kota ini.

Ironis memang, kota yang pernah beberapa kali mendapat piala Adipura lambang kebersihan kota, seakan tidak berbekas, jika melihat sepanjang saluran irigasi yang penuh oleh tumpukan sampah.

Melihat semua ini, Ketua Fraksi Nasdem, Abdulhak, ikut bicara, dia mengatakan, ini bentuk kesadaran masyarakat Kota Metro yang masih rendah, memelihara saluran air irigasi dikota ini.

Baca Juga :  Bupati Loekman Hadiri Sidang Paripurna DPRD Lamteng

“Seharusnya, hal ini tidak perlu terjadi, kalau memang masyarakat mengerti akan maknanya kebersihan. Tapi apa yang terjadi, kita liat masih banyak warga seenaknya membuang sampah kesaluran irigasi, ini sangat kita sayangkan,”ujar anggota dewan yang terkenal pemerhati lingkungan perkotaan ini.

Menurutnya sampah-sampah yang ada disaluran irigasi, kebanyakan jenis plastik dan bahan-bahan yang terapung dan tidak mudah hancur oleh tanah

“Coba dekati saluran irigasi itu, pasti menutup hidung karena menebarkan bau busuk sampah menyengat, belum lagi, jentik nyamuk yang luar biasa banyaknya, efeknya dari kesehatan juga, ikut kena dampaknya, serangan nyamuk malaria pasti menjadi persoalan tersendiri,”katanya, sambil meliat foto irigasi.

Lebih lanjut, dia mengatakan, dalam hal ini pihak yang berwenang, Pemda Kota Metro harus juga berperan aktif, seperti menyiapkan bak penampung sampah yang besar, dibeberapa lokasi dan usahakan diangkut petugas, harus dibuang ketempat Pembuangan Akhir (TPA), setiap pagi dan sore, setiap harinya.

Baca Juga :  Supran anggarkan add untuk penanganan dan pencegahan covid 19

“Saya berharap, pemerintah kota Metro menangani permasalahan sampah di saluran irigasi ini secepatnya, pihak kelurahan dan kecamatan ikut berperan aktif, terus melakukan sosialisasi, memberi kesadaran kemasyarakat tidak membuang sampah sembarangan,”ujarnya lagi.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro yang juga pemerhati lingkungan, Dicky Nanda Saputra mengatakan tindakan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan merupakan karakteristik manusia yang tidak patut dicontoh, ia memastikan tindakan pencamaran lingkungan ini adalah sebagai pembunuh berdarah dingin bagi makhluk hidup di bumi.

“Kalau dikatakan ironis ya sangat ironis apalagi mereka adalah sebagai contoh dilingkungannya sendiri, kalau perbuatan yang dilakukan nya dicontoh yang lain maka itu sama aja ajakan tidak baik alias kebodohan yang ditularkan secara tidak langsung, saya memastikan bagi oknum yang masih membuang sampah sembarangan di Kota Metro sendiri khususnya dan dunia umumnya adalah manusia pembunuh berdarah dingin bagi makhluk hidup di bumi ini,” ungkap Dicky.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Ke Jepang Pangeran Edward Kunci Guru Yudo

“Tambah saya untuk dinas terkait segera bertindak tanpa pandang bulu, karena ini menyangkut masa depan kita semua, apabila sudah ada bank sampah, ayo berdayakan, malu dengan penghargaan adipura yang diraih Kota Metro kalau masih belum bisa mengatasi permasalahan sampah,” Tegasnya. (Dicky).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here