Melawan Lupa,Pengembaraan Para Pendekar Sekala Brak

SKALABRAKNEWS.COM LAMPUNG : Sekedar wewakhahan tumbai,
Di daerah Semaka /tanggamus sejak dahulu, para pendekar2 Sekala brak banyak yg turun mengajar kan silat yg di istilah kan mereka SILIK , permainan silat yg mereka ajarkan banyak bercirikan silik MELAYU , terutama para pendekar pendekar dari Luppak way kepaksian Belunguh generasi per generasi mengajarkan silat melayu ke seantero tanah lampung.

para pendekar itu betul betul pendekar pilih tanding.. dan salah satu yang dikenal dan yg terknal sebagai Pendekar yang kondang sepanjang pesisir lampung yaitu Raden Parsi dari bandar bumi agung kepaksian belunguh .. yang pernah membunuh lawan nya seperti ibarat dalam cerita Kho phing ho dalam satu PIBHU , pertandingan yg di tonton orang banyak , pada saat itu di zaman setelah belanda kalau tdk salah kemungkinan nya malah di sekitar paska kemerdekaan , di daerah lampung selatan , krn saat sdg mengajar dia ditantang pendekar setempat dan di terima serta di ladeni nya.. dan pendekar setempat meninggal di tengah gelanggang.

Selama ini pendekar pendekar dari Kepaksian belunguh memang banyak yang tersohor dan mereka memang konsisten dengan Silik melayu nya , yang ciri khas sangat hati hati dalam menjaga jarak dalam perkelahian dan tidak mau tersentuh apa bila sudah menggebrak mereka cepat menjauh dan banyak jurus tipu untuk cepat menghindar, … silik melayu banyak main diatas dan tidak mau bersentuhan apa lagi terpancing untuk main rapat dan bergelut , itu mereka hindari, kecuali pada posisi lowong langsung masuk tapi juga cepat langusung menjauh dan menggebrak truss menghindar , tipuan nya banyak utk bisa keluar dan menghindarkan dari kurungan lawan , mekelikh .. istilah lampung nya kata pun Edward

Salah seorang yang masih saya ingat adalah pendekar ALM Mat Paya ( guru saya dahulu juga dari kepaksian Belunguh), yaitu juga dari daerah bandar bumi agung , saya juga berguru dg tamong Mat Umar( ayah nya pangah mat Arsyad terakhir pegawai negeri di kota agung dari kedamayan belunguh juga) , saya pernah berguru dan jadi murid dari Tuyuk madat Pendekar Gedung belunguh, yang terkenal garang , serta jagoan , dan sering teruji kulit nya kebal karena memegang ajimat mata sebuyuh , tuyuk madat ini selalu datang ke Gotong royong dari tempat nya di pasar KOGA waktu saya kecil,ALM adalah juga Pak lunik nya Kajjong dalom saya Ratu Lela Amrin binti Pangeran Jaya di Lampung , sai batin Kepaksian Belunguh.

Konon ALM Tuyuk Madat ini banyak murid murid nya di daerah Krui , kasui, belambangan umpu dan kota bumi lampung utara , dan alm tuyuk Madat banyak mencetak para pendekar generasi berikut nya di daerah way kanan dan pesisir barat , ada saru cerita .. suatu saat ada cucu alm yaitu Pakcek Indra ismail datang bertandang ke pesisir barat krui ( kalau tidak di ngambur atau Bengkunat), ketika masyarakat disana mengetahui bahwa pakcek Indra Ismail adalah cucu Pendekar Tuyuk Madat , mereka menyambut dengan terharu dan akrab , bahkan membawa pakcek indra kesebuah kamar / bilik , sambil berkata “ ajo dia bilik khang pedom tuyuk madat tumbai saat ngajakh sikam silik dija “, .. arti nya begitu besar kesan yg mendalam dari masyarakat yang pernah di sentuh oleh para pendekar sejak dulu , mereka menurunkan ilmu bela diri dan sekaligus membina persaudaraan.

“jadi memang kalau kita mau telisik lebih jauh , para pendekar sekala brak ini sejak dahulu memang sudah mewarnai seantero dunia persilatan di tanah lampung dalam membina hubungan silaturahmi ,kekerabatan serta rasa persaudaraan .. khusus nya di sepanjang daerah pesisir dan wilayah tengah lampung , dari way suluh sampai way handak , dari seminung , kepesagi, terus ke tanggamus dan tekhakkop di gunung Rajabasa , tapi bukan hanya dari kepaksian belunguh saja , karena di kepaksian pernong dari dahulu juga terkenal Kheppong pendikakh ( rumpun pendekar) , tapi mereka banyak turun mengajar ke arah bengkulu, ranau , komering dan palembang , siapa yang tidak mengenal Pendekar Budin sukabumi yang di adu dengan pendekar dari Padang sumatera barat , mantan bajak laut dari selat berhala yang bernama Pandeka Dillah, ditonton oleh ratusan orang bahkan Demang serta asisten demang serta pasirrah … ikut menonton kala itu saat zaman belanda , dan pendekar budin mengunci mati Pendekar jagoan dari selat berhala dengan pertarungan kilat yg menyebabkan Pandeka dillah terkunci ( istilah nya mak kemellik) dan sejak itu pendekar Budin disebut dengan nama Pendekar Puting beliyung , banyak mengajar arah nya k Ranau , komering sampai tulung selapan palembang , daerah Pendekar budin mengajar silat , dan nama nya itu sekarang ini di lekatkan menjadi nama kelompok pendekar tangguh Kepaksian Pernong , sebagai penanggung jawab ring satu keselamatan saibatin dan keluarga inti , baik di gedung dalom maupun dalam acara adat dimana saibatin berada.

Baca Juga :  Kabar Duka,Aiptu Gunadi Meninggal Dunia

ada lagi , pendekar hajji Sannuddin, pendekar dan penyair dari Canggu, pendekar Raden Anum , pendekar hajii Supi yg pernah membuat seorang jagoan arab terhempas dan bertekuk lutut saat ybs hendak memeras rombongan sai batin Pangeran sampurnanjaya di pelabuhan jeddah tahun 1910, ada juga pendekar Japilus Batin dayat ( pendekar ini yg sering disebut sbg Kekalung na Saibatin , terkenal dg kesetiaaan nya dan rela masuk penjara demi junjungan nya ). Ada wan hajji hasbullah pernah ikut berperang membela Kerajaan Ottoman /Turki utsmani ( dulu saat Sultan makmur dalom natadiraja datang ke Turki ustmani dan menempat kan diri sbg bagian Khalifah ustmaniah dan mendapat panji sahadat dari qiswah dan pedang istambul dan sd sekarang, bahkan pedang istambul di pegang kan kpd suku suku tuha yg besar tp sampai skg jarang di munculkan oleh suku suku tsb ), Wan hajji Hasbullah zaman itu masuk dalam kategori sebutan sbg kawai kedol na saibatin , yg terdiri dari , Wan hajji Hasbullah , Dul qamar serta Hajji durahman lamban lunik( trio ini lah yg nama nya sangat tersohor sbg Kawai kedol na pangeran / zaman pangeran suhaimi sultanLela muda ) … selain itu pasangan pendekar Raja diawan , Raja Diwa serta Alliyan , adalah generasi generasi paska perang kemerdekaan yg menjadi guru dari banyak pendekar pendekar di Ranau, komering dan sekitar ogan ulu , dan daerah liba ( sy kurang jelas daerah ini krn nama ini yg sering du sebut tempat mereka mengajar silat), terutama saat Sai batin Kepaksian Pernong Pangeran Suhaimi Sultan Lelamuda memegang pemerintahan sbg Wedana kepala daerah Ogan Ulu , para pendekar Kepaksian Pernong banyak mengajar disana.

ini hanya sekelumit cerita utk sekedar melawan lupa , dan menggugah ke cerita lampau ttg satu sisi kehidupan yg pernah di jalan kan dan di warnai oleh generasi kita terdahulu dari sekala brak bagaikan air yg merembes kdalam kehidupan budaya dan keseharian dalam hubungan persaudaraan keseluruh wilayah lampung dan sekitar nya dari zaman ke zaman dan tentu nya kemistri ini hrs trus di pertahan kan dan dirawat dg baik sampai sekarang krn hubungan baik dan silaturahmi yg erat dg seluruh masy akan menjadikan kita masy Lampung , kokoh kuat bersatu , dan akan selalu mengingat kan kita bahwa yg menjadi modal dasar bagi mereka sejak dahulu yaitu kuat nya akar KESETIAAN sebagai kemuliaan mereka , dan mmg sejak zaman dahulu daerah sekala brak terkenal sbg daerah laki laki yg sangat mengutamakan kesetiaan dan keperwiraan nya … jadi sekarang ini bila ada orang yang mengaku orang sekala brak atau turunan sekala brak tapi punya sifat penghianat , dan bersikap berhianat, malawan junjungan nya , menodai kesetiaan nya , itulah bagai KUTU loncat dari satu kepala ke kepala yg lain yg bisa dia hirup darah nya , lalu dg dusta dan munafiq nya malah suka berbicara dg memburuk buruk kan kepala lama nya yg tempat dia lama menghirup darah nya … atau skg ada ada saja orang orang yg membuat buat dan mengarang ngarang gelaran palsu, meng ada ada yg tdk ada, merubah adat tanpa hak, bahkan juga yg ada nmempersoal kan adat sbg tradisi leluhur , sdg dalam adat yg teradat hanya satu orang yaitu saibatin yg bisa mengutak atik nya , krn hanya saibatin sbg pemilik nya , shg menjadi aneh seandai nya ada yg hendak mengubah tatanan dan menjungkir balikkan tata titi , tidak mengerti bahwa adat adalah tradisi dan bukan kreasi kreasi yg di modifikasi , banyak yg tdk mengerti itu , maka nya sebutan oleh para ulama thd kelompok pemecah belah tsb itu , yg disebut orang yang FASIK , apa itu pasik, dia lebih parah dari munafik , krn kalau Fasik , dia mengetahui kebenaran tapi mengingkari nya krn hendak mendapat keuntungan utk diri nya .. berhati hatilah , thd orang PASIK , dan mudah mudahan generasi millenial saat ini terhindar dr kepasikan dan tdk menjadikan nilai transaksional sbg rujukan kesetiaan nya , sosok yg segera kecewa apabila diri nya merasa di rugikan walau kadang tdk jelas kerugian apa , dan menjadi Brutus … bahkan balik menikam dari belakang dan menjadi provokator dalam memecah belah , krn setiap zaman , setiap generasi akan ada yg selalu ingin menggoyang tatanan , merobah tata tiri dan merusak persatuan , memecah belah kekerabatan, karena itu utk seluruh kerabat keluarga besar , minak muakhi, lebu, kelama , sang asal, inday , angkon muakhi kerabat keluarga besar Kepaksian Pernong Kerajaan adat Paksi Pak Sekala Bkhak , mari rapat kan barisan , satukan hati utk kebaikan dan kokoh nya persaudaraan , saling menyayang, saling mendukung dan saling membesarkan , ija kham lom kehukhi’an jo, dalam kehidupan ini “Sehukhi’an Kekhattu , saling menjaga dalam permaina kehidupan ini agar kita selalu saling menghidupkan kartu , karena bila kita saling mematikan kartu maka permainan pun selesai “, gak bisa apa apa lagi, oleh sebab itu , jangan mudah tergiur , jangan mudah di cekoki , jangan kita bermusuhan krn harta benda , jangan kita bagaikan anjing rebutan tulang, atau bagai kucing rebutan pepesan kosong , lebih baiik biarlah kita miskin harta tapi kaya dalam budi , walau tdk punya tapi pribadi tetap tinggi , krn memegang prinsip kemuliaan yaitu .. Istiqomah dan setia .. istiqomah dan setia adalah satu mata uang yg menempati sisi sisi berbeda …sadarilah perjalanan kita insha ALLAH masih panjang , kita belum sampai akhir perjalanan kita , karena kelak generasi muda sekala brak dan semua keluarga besar , sahabat , kerabat dan angkonnan muakhi nya akan muncul , Patah tumbuh hilang berganti, akan muncul nanti generasi generasi emas , lihat saja generasi muda skg ini yg sudah mulai masuk arena dan meraja lela merajai gelanggang di keilmuan nya masing masing, meraih piala emas , meraih predikat terbaik, meraih summa cum lauda, bukan hanya cum laude saja tapi Summa cum laude … artinya harapan utk mengibarkan panji paksi pak sekala bkhak sang cambai mak bejunjungan insha ALLAH akan membahana dan berkibar , dan konci nya adalah KITA HARUS BERSATU , kita hrs kompak , kompak utk kebaikan , saling menjunjung, fast tabaqut khairot / berlomba berbuat kebajikan , bukan buat akun palsu utk memfitnah , editor kompor mengompor , ngarang cerita , buat nomor palsu utk memonitor agar bisa mengadu domba , asung fitnah dan menjelek jelekkan , yang akhir nya akan tersungkur sendiri.

Baca Juga :  Terkait Bentrok,Bupati DPRD Lamteng Serahkan Proses Hukum Ke Polisi

Minak muakhi harus bisa membedakan antara kedengkian dan pelurusan , krn amat sangat jauh berbeda , krn kalau dengki adalah di warnai hasat dan kebencian itulah dengki sdg kan meluruskan walau muncul kata kata keras dan menyudutkan serta menohok , tapi itu adalah sebuah facta yg harus diangkat dan disampaikan agar kebenaran bisa di ketahui dan terlihat nyata shg kebenaran bisa dipertahankan … ini sebuah nasihat utk mengantisipasi sbg pencerehan utk kaum millenial kelg besar kita .. krn menyitir kata kata shensei Nardi.T. Nirwanto…. bahwa .. Titik yg kita tuju masuh jauh, dan jalan yg akan kita lalui mash panjang…..
Artinya masih banyak jurang terjal di depan kita , tanjakan tikungan, panas terikk, hujan badai , angin kencang , itu semua adalah bagian dari tantangan kita kedepan utk menggapai generasi emas kita semua … dan hanya bisa kita hadapi dan bisa kita selesaikan kalau kita bersatu, krn sdh ratusan tahun kita kokoh bertahan dan dapat menyelesaikan semua masalah dan persoalan dengan modal yg tertanam dalam diri kita adalah BERSATU dan SETIA dan ADAT YG KOKOH sbg pengikat dan penguat komitment kita …mari melangkah dg tawakkal tu alallah wa kafa billahi wakila …

ok kita kembali k laptop , mmg selama ini terutama di daerah belunguh dan wilayah semaka tanggamus , banyak di warnai silik melayu.. sdg kan daerah pesisir way handak banyak diwarnai silat pagarruyung yg sama dg d Batu brak kepaksian pernong , walau pun dekat dg banten , zaman zaman dahulu terlihat sdr sdr kita di way handak tdk terpengaruh dg silat beladiri banten , tapi lebih berorientasi dg saudara saudara nya di pesisir yaitu banyak berguru silat melayu dan silat pagarruyung krn sama dg di daerah pesisir barat yg sangat kental nuansa silat pagaruyungnya terlihat sekali rantai kaitan ilmu beladiri yg di dalami mereka , walau mungkin generasi skg sdh banyak di warnai silat banten termasuk belajar debus mendebus yg lebih kental sbg sebuah permainan pertunjukan.

Baca Juga :  Polisi Sikat Sindikat Pencuri Dengan Modus Ganjal ATM Di Metro

adapun ciri ciri Silik melayu…adalah gerak tari nya sangat indah , banyak main diatas , cepat menjauh , dan tdk mau rapat, kalau merapat mmg sdh memastikan kunci nya utk masuk, permainan gerak GILIK nya yg amat sangat di utamakan utk membuyarkan langkah lawan , dan memgambil posisi aman, berbeda dg silik Kumango, yg selalu ingin merapat , langsung menempel , bersentuhan , menangkap dan mengunci
, serta main banyak dibawah , dg istilah setengah tiang, dan cenderung mengurung lawan agar mati langkah dan di sergap ( takkok’an ) , kumango sangat kental dg jurus langsung menyergap dan serangan BUNUHAN nya , suatu serangan tipu dilanjutkan masuk ke serangan mematikan dg masuk ke tehnik mau pun sasaran yg mereka sebut bunuhan, selama ini kalau secara khusus dalam tampilan , terlihat pada pendekar labung angin mmg kelihatan sekali warna Pagarruyung nya dg gerak Silik kumango , tapi walau tdk terlalu kentara , tapi tetap kelihatan ada gerakan lain saat bermain di bawah , saya tetap bisa melihat , beberapa gerakan labung angin kalau sdh mulai mengajak musuh bergulat di bawah , itu murni adalah cara nya silik gaya silik LUNTAU , krn cenderung main bergulung dan mengajak merapat dg bergelut krn mereka banyak melumpuhkan dan mengunci musuh saat sdg bergelut dibawah ..
jadi permainan pendekar labung angin dalam langkah dan gerak tipu nya adalah murni kumango, tapi kalau sdh main dbawah dan bergelut , itu adalah murni lintau, itu yg selalu ku amati.

Ada satu jurus perguruan yg selama ini di pelajari puting beliyung d tanah datar pagarruyung selama dua tahun , tapi jarang saya melihat tehnik nya muncul dalam permainan pendekar labung angin , gerakan
yg tidak pernah kulihat keluar dan mmg amat jarang saya saksikan yg selama ini adalah andalan Pendekar puting beliyung adalah silik Staralak , mungkin tdk pernah di ajarkan oleh para pendekar Puting beliung kpd pendekar labung angin, artinya agar mereka punya SEGO’AN , punya senjata pamungkas kalau ada pendekar labung angin ada yg mbalelo , tp itu assumsi mungkin.. belum tentu benar ada niatan begitu… atau pun mungkin diniat kan hanya akan diberikan setelah. Para pendekar Puting beliyung generasi Pangeran Alprinse , wallahualam , karena selama ini di setiap penampilan para pendekar Kepaksian Pernong , kuperhatikan ya memang tdk pernah kuliat di keluarkan oleh labung angin gerak gaya dan tehnik silik Staralak tsb atau kadang disebut silat Siterlak , cuma memang kadang sekali sekali kalau Langsung Pendekar puting beliyung yg main .. terlihat gaya tehnik langkah kaki serta cara memakan lawan adalah cara silik Setarlak, yaitu masuk dg langkah kaki lurus , yg kadang kita kenal dg Titi sebatang atau papan sebilah.. naah .. itulah salah satu ciri kalu jurus Setarlak dimainkan …
maju teruss para pendekar dan hulubalang dan bahattur … BRAVO

Tulisan ini sekedar wewakhahan pagi bs jg dipakai sbg faksafah kehidupan dg mengetahui bahwa sejak dahulu dari satu sisi saja kita melihat satu simpul jalinan dinatara begitu banyak simpul yg jalin menjalin saling imat mengikat dg kuat , ngikok ngepekheddok sulaturahmi kham dalam satu persaudaraan utuh SANG BUMI LAMPUNG ( istilah na add Diandra Kembahang dan add Novelia Sanggem ), disisi yg kita melihat nya dari , gikhok , lakkah , ketak kelai gilik , kelip mata , ilak , buang, tepis , acung, segung, takkok, kucci , terlak , keluar kdalam dan lakkah ittakh para tamong tuyuk pendekar kita dulu dalam membangun sebuah tali persaudaraan di tanah lampung…semoga hal hal yg baik selalu akan menjadi suri teladan kita dan jadi penguat silaturahmi kita semua shg kita tetap kokoh dalam persatuan persaudaraan yg saling SETIA…(*)

Comment here