Ketua Peradah Lamteng : Saya Rasa Perlu Peninjauan Ulang Pemberian Gelar Kepada Loekman

Ketua Peradah Lamteng : Saya Rasa Perlu Peninjauan Ulang Pemberian Gelar Kepada LoekmanFoto istimewa

SKALABRAKNEWS.COM Lampun Tengah – Mendengar dinamika yang terjadi di Umat Hindu Lampung Tengah terkait penolakan pemberian gelar kepada Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, pada 25 Agustus 2019 mendatang. Membuat Ketua Peradah Lampung Tengah I Made Suteja angkat bicara.

Menurut I Made Suteja, perlu peninjauan ulang terkait pemberian gelar terhadap Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto. Serta, pentingnya komunikasi dengan seluruh tokoh Umat maupun oraganisasi Hindu Lampung Tengah (Lamteng).

“Kami berharap kelompok atau Organisasi Hindu terkait yang mencetuskan ide pemberian gelar ini. Supaya meninjau kembali dan melakukan komunikasi dengan seluruh Tokoh Umat,” ujarnya melalui sambungan pesan WhatsApp.

I Made Suteja menjelaskan Organisasi Hindu yang ada di Lamteng, mulai dari PHDI kecamatan sampai desa, Peradah, WHDI, Prajaniti, PSN, serta Pimpinan Adat Jawa dan Bali yang berlatarkan Hindu harus dilibatkan. Agar dengan komunikasi tersebut, dapat diambil keputusan secara kolektif kolegial atau keputusan bersama-sama.

Baca Juga :  Pecah, Deklarasi Anti Narkoba di Pantai Padang Dihadiri 15 Ribu Milenial & Warga Sumbar

“Kami dari Peradah Lamteng meminta agar agenda ini disosialisasikan sehingga tidak terjadi pro dan kontra. Mengingat sebentar lagi akan ada Pilkada Lamtrng. Dimana kita ketahui bersama bahwa Bapak Loekman juga akan maju,” ujarnya.

Masih dikatakannya, bahwa pihaknya meyakini bahwa kedekatan Bapak Loekman dengan umat Hindu Lamteng selama ini tidak karena persoalan gelar. Melainkan karena benar-benar ingin membangun Lamteng. (red)

Comment here