Usai MoU, Bupati Lamteng Bakal Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh Kecamatan

Usai MoU, Bupati Lamteng Bakal Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh KecamatanFoto istimewa

SKALABRAKNEWS.COM LAMTENG – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosumarto bakal memasang jaringan internet atau Wi-fi secara gratis pada fasilitas umum (Fasum) di sejumlah Kecamatan yang terdapat dalam Kabupaten setempat.

Hal itu disampaikannya dalam menindaklanjuti usai penandatanganan Nota Kesepahaman kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) di bidang pendidikan dan agrobisnis antara Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

“Saya akan memasang wi-fi secara gratis di beberapa kecamatan seperti di Gunung Sugih, Masjid Istiqlal Bandar Jaya, di Lapangan Kota Gajah dan Seputih Raman, kemudian Bangun Rejo dan Kalirejo. Itu semua untuk kepentungan masyarakat lamteng,” ujarnya kepada awak media, Senin (22/7/2019).

Selain menyediakan ruang publik dengan akses jaringan internet gratis, Bupati juga akan menyediakan lahan pembibitan di wilayah Kecamatan Trimurjo.

“Tanah seluas 87 hektar di Trimurjo akan kita tarik untuk lahan pembibitan, itulah kesepakatan yang kami ajukan ke pihak UGM agar bisa dijadikan masterplan pembangunan jangka panjang dan menengah. Dalam kesempatan ini saya menghimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri untuk bisa masuk UGM. Walaupun kita dibawah daerah kota besar jangan sampai kita terlalu jauh tertinggal kempuan dari pada IQ agar masyrakat lamteng tidak terlalu jauh tertinggal,” jelas Bupati.

Baca Juga :  Pemkab Lamteng Raih WTP

Menurutnya, apa yang ia disampaikan melalui media massa merupakan bentuk informasi pemerintah kabupaten ke masyarakat.

“Saya ingin menyampaikan kepada masyarakat melalui media, lebih baik banyak bekerja dari pada banyak bicara. Pada Jum’at kemarin, 19 Juli saya membawa kepala Bappeda, Rony, Staf ahli bidang ekbang Zulkipli, dari rumpun pertanian Bappeda staf ahli dan dinas kominfo telah melakukan pembicaraan dan menyepakati antara pemda lamteng dan UGM melalui MoU dengan pihak UGM yang di tandatangani lansung Rektor UGM. Hasilnya, setelah saya memaparkan Potensi Lamteng, kita meminta kepada UGM untuk menyusun gren disain lamteng,” paparnya.

Ia menilai, Kabupaten Lampung Tengah selama ini bel memiliki masterplan. Pembangunan dalam bentuk apapun masih berdasarkan keinginan kepala daerah.

Baca Juga :  Mutasi Di Jajaran Polda Lampung ,Tri Ramadona Jabat Kasat Reskrim Lampung Selatan

“Didepan rektor UGM beliau menyambut dengan baik beliau menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada pemda lamteng, karena baru lamteng di sumatera yang bekerja sama dengan UGM terkait pembangunan yang berkelanjutan dan berdiesign dengan Masterplan,” kata Loekman.

Rencana pembangunan dan pengembangan pertanian serta SDM masyarakat lamteng tersebut dilakukan guna mensejahterakan dan meningkatkan drajat ekonomi masyarakat.

“Saya ingin masyarakat lampung tengah bukan sebagai buruh tapi sebagai pengusaha, sehingga akan meningkatkan derajat kemampuan ekonominya. Sebentar lagi kita akan mempunyai perancanaan umum daerah atau gran desain sehingga arah pembangunan jelas. Sekarang ini pembangunan yang satu dengan yang lain ini tidak jelas, dengan adanya gran disain ini pembangunannya jelas dan terarah,” tambahnya.

Selain berbagai rancangan pembangunan, MoU dengan UGM juga membahas kuota prioritas penerimaan mahasiswa maupun siswi asal Kabupaten Lampung Tengah.

“Selanjutnya saya minta masyarakat lamteng mejadi prioritas dan tanpa tes di UGM, karena kualitas pendidikan yang ada di daerah sangat berbeda jauh. Akhirnya di setujui dengan pola kemitraan, inilah salah satu terobosan luar biasa karna belum tentu semua daerah seperti ini. Rektor UGM telah menunjuk tim kecil untuk berdialog dengan Pemda lamteng dan dilanjutkan kami berdialog sampai malam hari, kita minta bantu optimalisasi CSR yang ada di lampung tengah,” bebernya.

Baca Juga :  Yustin Ficardo Sosialisasikan Kurang Gizi di Lampung Tengah

Tak hanya itu, Loekman juga mengaku telah mengajukan usulan ke Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo untuk merealisasikan sejumlah rencana pembangunan di kabupaten setempat.

“Saya sudah mengajukan ke presiden usulan agar di Kecamatan Bandar sSurabaya dibangun jalan 2 jalur. Selain itu pembangunan dermaga, normalisasi aliran sungai way seputih sehingga kapal besar bisa masuk. Diharapkan dengan adanya dermaga angkutan berat bisa melalui jalur laut sehingga bisa mengurangi kerusakan insfatruktir jalan. Menurut informasi sudah di setujui presiden dan sudah di menteri perhubungan, menteri perdagangan, menteri perikanaan, menteri keuangan dan menteri kelautan,” tandas Bupati Lamteng. (Red)

Comment here