Alumni ’92 SMP Sumur Batu, Memaknai Reuni Sebagai Dedikasi Pada Almamater

Alumni '92 SMP Sumur Batu, Memaknai Reuni Sebagai Dedikasi Pada AlmamaterFoto istimewa

SKALABRAKNEWS.COM BANDARLAMPUNG : Reuni, kerap dianggap sebagai aktivitas penting, dan harus dilaksanakan oleh sebuah kelompok, yang pernah tergabung dalam satu tempat yang sama pada suatu periode tertentu. Pada dasarnya reuni adalah upaya mempertemukan kembali yang dulu pernah bersama, menyambungkan kembali tali silaturahmi yang pernah ada, serta upaya menggali kembali memori kembali kepadad periode tertentu yang hampir pupus karena dimakan usia.

Begitu juga hal nya dengan para alumnus tahun 1992 SMPN Sumur Batu (Saat ini SMPN 18 Bandar Lampung), setelah lebih dari 27 tahun selesai menempuh pendidikan di bangku SMP, dan sebagian alumnus saling tidak pernah bertemu, menimbulkan rasa kangen untuk berjumpa kembali dengan teman teman sebangku, sekelas, seangkatan yang sama sama menempuh pendidikaan selama 3 tahun (1989-1992) di SMP Sumur Batu Teluk Betung.

Dengan kesamaan keinginan sesama alumni untuk merangkai lagi cerita cerita yang pernah dijalin bersama pada saat menimba ilmu di bangku SMP, maka para alumnus yang dimotori oleh Andy Firdaus, Asri Pujiati, Yuli Yushinta, Royani, Emi Desi Usman, Louis Mahendra, Rudi Bowo, Selvi Yonita Natalai, Hamdan, Andi Said, Dian Hidayat serta beberapa wakil Alumnus lainnya, mewujudkan hal tersebut dengan sebuah bentuk prosesi reuni yang konsepnya lebih kepada silaturahmi atau temu kangen.

Baca Juga :  Kader Demokrat Saifulloh Ali,Siap Dampingi Loekman

“Reuni di laksanakan di Kampoeng Bambu, 22 Juni 2019, yanag menjadi sebuah momen pelepas kerinduan pada masa putih biru, 27 tahun yang lalu. Banyak hal lucu yang terjadi pada saat bertemu setelah lama terpisah. Banyak yang sudah lupa dengan wajah dan nama. Dan cerita pun banyak mengalir flash back ke 27 tahun yang silam” ujar Dapit Surantoro yang di tunjuk sebagai Humas Alumnus.

Lalu apa yang akan di lakukan setelah reuni? Karena reuni bukan hanya sekedar berkumpul dan melepas kangen, tetapi ada satu hal yang lebih penting dari itu, bagaimana reuni bisa dijadikan momentum untuk menyatukan rasa rindu ke pada teman seangkatan dan juga rasa cinta, rasa peduli kepada almamater kedalam bentuk yang lebih kongkret. Jangan sampai, reunian hanya melulu dikaitkan dengan ajang untuk mengenang masa lalu. Dengan dedikasi para alumnus saat ini sudah berkiprah di baerbagai bidang pekerjaan, banyak hal yang tentu dapat dilakukan, semisal membantu teman seangkatan, menggalang dana untuk kegiatan sosial, dan hal positif lainnya.

Baca Juga :  DIDUGA LECEHKAN PAKAIAN ADAT LAMPUNG SENO AJI TERANCAM DI SERBU WARGA ADAT

Langkah awal mengaktualisasikan rasa peduli alumnus kepada almamaternya adalah mendatangi kediaman (Alm) bapak dan ibu penjaga kantin, Mang Pe’i, yang saat ini sudah tidak lagi berjualan. Penuh haru dan tangisan air mata, tatkala ibu Pe’i menyambut perwakilan alumnus yang menyambangi kediamannya, sekedar bersilaturahmi dan memberikan donasi yang merupakan sumbangan dari para alumnus.

Aktualisasi berikutnya adalah penyerahan bantuan perlengkapan ke mushola SMPN Sumur Batu untuk melengkapi fasilitas ibadah pada mushola tersebut, yang dilakukan satu bulan setelah reuni, tepatnya 19 Juli 2019. Keinginan para alumnus untuk memberikan legacy yang baik ini disambut hangat oleh para stakeholders sekolah. Kepala Sekolah Ibu Suliyana, Spd beserta seluruh dewan guru langsung menerima secara bantuan tersebut yang diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Alumnus AKP. Yovi Kurniawan, SH dan Andy Firdaus.

Baca Juga :  KML Diskusi Tangkal Hoax Ujaran Kebencian

“Niat baik Alumnus 1992 ini semoga menjadi batu loncatan untuk menghimbau Alumnus angkatan lain pada khususnya SMPN 18 Bandar Lampung dan semua Alumni sekolah pada umumnya untuk merefleksikan energy reuni mereka pada hal-hal yang dapat membantu kegiatan belajar mengajar sekolah tempat mereka menimba ilmu dahulu” ujar Andy Firdaus didepan semua dewan guru pada memberikan sambutan.
Turut serta perwakilan alumi yang ikut hadir mengantarkan bantuan diantarnya : Khairudin, M. Khasan, Nurbaiti, Tommy Ferdiansyah, serta Dapit Surantoro.

Apresiasi mendalam dari pihak sekolah ini, direfleksikan dalam bentuk mengajak semua yang hadir, baik guru maupun perwakilan Alumnus 92 SMP Sumur Batu, untuk foto bersama. Diabadikannya moment ini semoga mampu menggugah semua Alumnus dalam memberi makna positif bentuk Reuni.(*) Dapit S.

Comment here