Dihadiri Ketua MPR Zulkifli Hazan ,Gubernur Lampung Buka Festival Kopi Lampung Barat

Dihadiri Ketua MPR Zulkifli Hazan ,Gubernur Lampung Buka Festival Kopi Lampung BaratFoto istimewa

SKALABRAKNEWS.COM LAMPUNG BARAT : Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Membuka Secara Langsung Acara Festival Kopi Lampung Barat Selasa, (07/09/2019) .

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka secara langsung acara Festival Kopi Lampung Barat 2019 di Kampung Kopi, Pekon Rigis Jaya, Kec. Air Hitam, Kab. Lampung Barat.

Acara ini dihadiri pula oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Pesisir Barat Erlina, Wakil Bupati Kepahiang (Bengkulu) Provinsi Bengkulu, Anggota DPR RI terpilih Mukhlis Basri dan Hanan Arojak, Kepala Dinas Pariwisata Tulang Bawang Barat, Perwakilan BI cabang Lampung, Ketua Umum Dewan Kopi Indonesia Anton Apriantono, Anggota DPD RI, Forkopimda Lampung, Forkopimda Lambar, Wakil Bupati Lambar, Dandim 0422/LB dan Kapolres Lampung Barat.

Baca Juga :  Kapolres Lamteng Anjau Silau Ke Polsek Seputih Mataram

Disebutkan oleh Kepala Disbunnak Agustanto, 53.000Ha areal kopi robusta dikelola oleh petani yang ada di Lampung Barat sebagai mata pencaharian utama dari masyarakat.

Dijelaskan pula tujuan dari acara ini yaitu memperkenalkan kopi robusta Lambar sebagai produk unggulan dan meningkatkan pemasaran

Selain itu, acara yang disajikan yaitu membedah wirausaha perdagangan kopi, camping Barista Kopi yang diikuti Pramuka dan Karang Taruna, Kuliner dan pasar kopi dari 30 UMKM se-Air Hitam, bincang barista, dll.

Selanjutnya, Kampung kopi dikelola oleh Badan Usaha Milik Pekon dengan maksud memasyarakatkan kopi dari segi produksi dan juga wisata yang didukung oleh Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Bank Lampung.

Baca Juga :  Penandatanganan Komitmen Bersama,kalapas Gunung Sugih Pastikan Layanan Terbaik

Dalam sambutannya, Bupati Lambar menyampaikan bahwa pemda harus Konsisten mempromosi kopi robusta dan meningkatkan mutu kopi.

Bupati juga menyampaikan selama 4 tahun terjadi penurunan yang disebabkan cuaca, umur, penggunaan obat tinggi dan belum ditemukan teknologi canggih.

Selanjutnya, Gubernur Lampung menjanjikan menghadirkan bibit kopi ke Lampung Barat dan Kab lain di Lampung yang 1 hektar 4 ton. Di tanam di lahan kita sendiri jangan di tanah hutan kawasan.(*)

Comment here