Beranda Headline Beli Motor Curian, Warga Lamteng Ditangkap

Beli Motor Curian, Warga Lamteng Ditangkap

144
Beli Motor Curian, Warga Lamteng DitangkapFoto ist

SKALABRAKNEWS.COM LAMPUNGTENGAH – Upaya Polisi dalam menekan angka tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor dan penggunaan barang hasil kejahatan di wilayah hukum Lampung Tengah (Lamteng) nampaknya belum optimal.

Pasalnya, himbauan Polisi yang telah disampaikan kepada masyarakat untuk tidak membeli, memakai atau mempergunakan barang hasil dari kejahatan masih saja terjadi.

Hal itu terungkap dari tertangkapnya Ahmad Yanto (39) warga Dusun Gunung Jadi, Kampung Gunung Batin Udik, Kec. Terusan Nunyai, Kab. Lampung Tengah yang kedapatan membeli dan mempergunakan sepeda motor hasil kejahatan.

Kapolsek Terusan Nunyai IPTU Edi Suhendra menerangkan, tersangka Ahmad Yanto telah membeli barang hasil kejahatan berupa satu unit sepeda motor merk Honda Supra x 125 tanpa nomor polisi.

Baca Juga :  Tangkal Penyebaran Covid-19, Forum Muli Mekhanai Bagikan Ribuan Masker Gratis di Lampung Tengah

“Dan dirumahnya ditemukan dua buah plat motor bernomor polisi BE 4613 IP. Sebelumnya anggota tengah menyelidiki kejadian jambret atau curas lintas jalan di Kampung Gunung Agung, Kec. Terusan Nunyai dengan korban bernama Fuji Hari Mulyanto warga Dusun IV RT 03 kampung Lempunyang Bandar kec Way Pengubuan,” ucapnya, Jum’at (14/6/2019).

Ia menceritakan, pencurian motor tersebut telah dilakukan oleh tersangka Hadi pada Senin 27 Mei 2019 sekira jam 16.30 WIB lalu. Hadi ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor : Lp/181-B/V/2019/Lpg/Res Lt/Sek tenun tgl 27 mei 2019.

“Karena sepeda motor tersebut dipakai Pelaku Ahmad yanto tanpa Plat, anggota Polsek terusan Nunyai curiga dan menangkap Pelaku Ahmad yanto hari kamis 13 Juni 2019 jam 10.00 WIB dirumahnya. Ahmad ini membeli motor dari hasil pencurian dengan kekerasan yang dilakukan tersangka Hadi,” ujarnya.

Baca Juga :  SMSI Lampung Siap Dampingi Heri Ch Burmeli Yang DiLapori Tiga Ormas Utusan Bupati Pringsewu di Polda

Guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatnya pelaku Ahmad Yanto dijerat pasal 480 KUHPidana dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara. (Can)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here