Beranda Headline Nyaris Meregang Nyawa, Chandra Wijaya Laporkan Pambers

Nyaris Meregang Nyawa, Chandra Wijaya Laporkan Pambers

63
Nyaris Meregang Nyawa, Chandra Wijaya Laporkan PambersFoto candra wijaya laporkan Panbes ke polres lamteng

SKALABRAKNEWS.COM LAMPUNGTENGAH – Menjadi salah satu korban dan nyaris meregang nyawa akibat dikepung ratusan massa, Chandra Wijaya warga Kampung Buyut Udik RT 001 RW 001 Kec. Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah melaporkan kelompok Massa Pambers ke Mapolres setempat.

Pelaporan Chandra terhadap kelompok massa tersebut lantaran aksi kelompok itu yang kerap kali meresahkan. Dan kali ini, Chandra bersama rekannya lainnya nyaris saja menjadi korban pengeroyokan.

Chandra mengungkapkan, malam itu dirinya bersama rekan sejawatnya melihat sekelompok massa.yang berada Dirumah aziz Karena penasaran ia mendatangi kelompok itu dan bertanya kepada aziz kenapa rame rame ziz ada apa cetus candra ke aziz gx cuma besuk orang sakit ungkap azis selanjutnya saya telpon kapolsek gs dan waka polres lamteng karna melihat ada geral grik yang tidak baik naas nya kami di lempari pake gelas dan kami kabur. Namun malangnya bukan informasi yang ia dapat melainkan ancaman.

Baca Juga :  Mutasi Di Jajaran Polda Lampung ,Tri Ramadona Jabat Kasat Reskrim Lampung Selatan

“Pada saat bersama Hengki dan Ardi mengendarai sepeda motor melihat ada sekelompok massa pambers yang sedang berkumpul-kumpul di rumah Aziz. Dan para pelaku itu diantaranya yang saya kenal bernama Ngatijan dan Roh. Tiba-tiba massa semakin banyak kurang lebih 100 orang, dan massa ada yang melempar gelas ke arah saya, lalu saya bersama teman saya melarikan diri sedangkan motornya tertinggal di tempat tersebut,” ungkap Chandra, Sabtu (18/5/2019).

Saat sepeda motornya tertinggal, ia melihat sejumlah massa Pambers melakukan pengrusakan terhadap kendaraannya.

“Kemudian massa bersama-sama melakukan pengrusakan terhadap 3 unit motor milik kami. Semuanya hancur motor kami,” pungkasnya. Diketahui, laporan Chandra Wijaya yang juga seorang Reporter di Lampung Tengah tersebut merupakan buntut atas tragedi kericuhan di kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, Jum’at (17/05/2019) malam.

Baca Juga :  SPDB Pangeran Edward Syah Pernong : Hut Ke 5 Tekab 308 Adalah Tumpuan Dan Harapan Masyarakat Dalam Menjaganya

Berdasarkan informasi yang di himpun, dalam tragedi tersebut terdapat seorang korban yang mengalami luka di bagian kepala. Informasi yang beredar kericuhan dipicu persoalan yang terjadi dalam masa pemilu serentak 2019. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here