Beranda Headline Polres Metro Tangkap Pelaku Trap Card

Polres Metro Tangkap Pelaku Trap Card

61
Polres Metro Tangkap Pelaku Trap CardFoto Kapolres Metro AKBP Ganda MH Seragih Tengah Di dampingi kasat reskrim tunjukkan Barang Bukti pelaku ganjal atm

SKALABRAKNEWS.COM METRO – Satu dari empat pelaku spesialis trap card (ganjal ATM), diamankan jajaran Polres Metro. Aksi pencurian uang nasabah tersebut terungkap setelah salah satu korban melapor polisi.

Kepala Polres Metro Ajun Komisaris Besar Ganda MH Saragih menjelaskan, pihaknya mengamankan pelaku AB (23), warga Rokan Ulu, Riau, pada 24 Februari sekitar pukul 17.00 WIB, setelah pelaku melakukan aksinya di ATM BNI Jalan Paria, Iringmulyo, Metro Timur kepada korban EV, warga Batanghari Nuban, Lampung Timur.

“Jadi komplotan ini punya peran masing-masing secara terstruktur. Ada yang bagian mengganjal tempat kartu masuk. Kemudian setelah ada korban, pelaku lain masuk pura-pura membantu dengan menukar ATM korban,” bebernya saat ekspose di Mapolres Metro, Rabu (6/3/2019).

Baca Juga :  Tangkal Penyebaran Covid-19, Forum Muli Mekhanai Bagikan Ribuan Masker Gratis di Lampung Tengah

Satu pelaku lain kembali masuk dan bertugas mengingat pin ATM korban. Sedangkan tersangka AB memiliki peran mengantre di luar mesin ATM, untuk menghalangi nasabah lain yang hendak mengambil ATM. “Jadi sangat terstruktur,” terangnya.

Setelah berhasil mengelabui korban, para tersangka pergi ke mesin anjungan lain untuk mentransfer uang yang ada di ATM korban ke beberapa rekening. Total Rp 74 juta uang korban EV meluncur ke rekening-rekening yang dimiliki para pelaku.

Kapolres mengatakan, pihaknya masih mengembangkan aksi ganjal ATM tersebut. Termasuk memburu tiga pelaku lain yang telah diketahui identitasnya.

“Mereka ini masih pakai cara manual ya. Ganjal pakai tusuk gigi, bukan skimming,” imbuhnya.

Baca Juga :  Lawan Petugas,Sugiono Di Doorr

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti (BB) berupa dua buah tusuk gigi yang dipotong ujungnya dan dicat hitam, satu dompet, KTP, Sim A, ATM Bank Mega, BNI, BRI, dan uang tunai Rp 1.150.000.

Sementara itu, dihadapan wartawan pelaku AB mengaku menyesal telah melakukan perbuatan tersebut. Ia merasa dibohongi oleh rekannya yang kabur.

“Sudah Lima kali kalo di metro. Iya mereka membohongi saya, saya cuma di kasih Rp. 8 Juta kata mereka cuma ada saldo Rp. 20 Juta. Saya malah baru tau kalau saldonya ada Rp. 74 Juta,” pengakuan AB saat diwawancara media.

AB berharap agar para rekannya yang kabur dapat segera ditangkap. “Semoga mereka cepat ketangkap, dan merasakan di penjara sama-sama saya,” kesalnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here