Beranda Headline Bobol Rumah Tetangga, Satu Warga Pugung Ditangkap

Bobol Rumah Tetangga, Satu Warga Pugung Ditangkap

93
Bobol Rumah Tetangga, Satu Warga Pugung DitangkapFoto tsk yang di amankan polsek pugung

SKALABRAKNEWS.COM Tanggamus – Anggota Polsek Pugung menangkap tersangka pembobol rumah tetangganya sendiri di Pekon Way Manak, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Menurut Kapolsek Pugung IPTU Mirga Nurjuanda, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, tersangka berinisial HS (34).

“HS yang mencuri barang milik Sella Novitasari (24) yang merupakan tetangga tersangka di Pekon Way Manak, Kecamatan Pugung, Tanggamus,” jelas Mirga.

Tersangka menggasak satu ponsel merek Samsung J5, tas selempang milik warna krim berisi STNK sepeda motor matic dan uang tunai Rp 500 ribu.

“Total kerugian korban senilai Rp 2 juta,” jelas Mirga, Senin 4 Maret 2019.

Baca Juga :  Cegah Virus Corona Bupati Loekman Lakukan Penyemprotan Di Tempat Umum

Ia menambahkan, dalam aksinya tersangka HS bersama M, tersangka lain yang masih diburu.

Mereka masuk melalui jendela depan rumah korban. Kemudian HS masuk mengambil barang dan uang korban.

Setelah itu mereka keluar lewat pintu depan rumah yang dibuka seusai membobol jendela dengan model kaca nako.

“Berdasarkan penyelidikan laporan korban pada 10 Februari 2019, tersangka diidentifikasi dan ditangkap dirumahnya,” ujar Mirga.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa handphone Samsung Galaxy J5 milik korban dan sepeda motor Honda Beat B 3956 EXV yang digunakan untuk beraksi.

HS mengaku, hasil curian dibagi berdua. Dia mendapatkan ponsel sedangkan M mengambil uang beserta tas korban.

Baca Juga :  Nekat Pakai Sabu-Sabu, 2 Pemuda Di Lampung Timur Lebaran di Penjara

HS dipersangkakan pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Berdasarkan penyelidikan kepada HS, dia dan M juga pernah mencuri mesin penyedot air model Alkon di pekon setempat pada Januari 2019 lalu.

Mesin itu kini sudah dijual M, maka sedang diupayakan untuk dicari guna pengembangan kasus.

“Hasil penjualan mesin penyedot air, didapat Rp 900 ribu, lantas HS dapat bagian Rp 400 ribu,” tandasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here