Beranda Hukum Aktivis Lingkungan Hidup: Perda Aja Ditumbur, Kalau Sudah Jabat Lupa Sama Rakyatnya

Aktivis Lingkungan Hidup: Perda Aja Ditumbur, Kalau Sudah Jabat Lupa Sama Rakyatnya

99
Aktivis Lingkungan Hidup: Perda Aja Ditumbur, Kalau Sudah Jabat Lupa Sama RakyatnyaFoto: Rend/Sebatin.com

SKALABRAKNEWS.COM METRO – Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro akan terus berupaya melakukan penindakan, terkait masih banyak terpasangnya berbagai macam Alat Peraga Kampanye (APK), yang secara jelas terpampang di beberapa areal yang merupakan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Hal ini di ungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Metro, Jose Sarmento, mewakili Kasat Pol PP setempat, saat di konfirmasi awak media via telepon, Sabtu (2/3/2019).

“Iya , banyak APK sudah terekspos oleh media. Dan banyak juga laporan dari masyarakat, tentang APK yang terpasang di tempat-tempat umum, terutama di pohon penghijauan. Kita sudah berkoordinasi dengan Bawaslu, dan bersama tim pemenangan calon-calon itu juga, kita bersama-sama tertibkan, hasilnya di amankan di Bawaslu”, terangnya.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas, Intel Metro Datangi Ormas LMP

Dirinya juga memastikan, bahwa pihaknya tidak akan tebang pilih dalam melakukan penindakan. Namun, dirinya juga mengakui, penindakan tersebut tak bisa dilakukan hanya dalam waktu satu atau dua hari. “Jumlahnya banyak dan tersebar dibeberapa wilayah. Bendera-bendera partai dan banner politik, pasti kita tertibkan semua, yang menyalahi aturan tentunya”, tambah Jose.

“Acuan kita Perda Nomor 9 tahun 2017, tentang Ketertiban Umum, Kebersihan dan Keindahan. Dan sebenarnya dikancah politik ini, dalam PKPU juga sudah ada dan diterangkan aturan-aturan terkait zona-zona bebas untuk dipasang APK itu. Masih banyak, dari laporan rakyat dan kita baca di media, maka secepatnya, akan kita tertibkan lagi, bukan hanya satu tapi semua seperti caleg, pilpres dan sebagainya”, pungkas Jose.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas, Intel Metro Datangi Ormas LMP

Rifa’i, yang merupakan mahasiswa IAIN Metro Lampung yang juga aktifis lingkungan hidup menyesalkan atas tindakan peserta pemilu atau calon legislatif dan tidak menutup calon presiden yang masih memasang APK diruang terbuka hijau, ia mengatakan disamping bertentangan dengan perda hal seperti itu juga bertentangan dengan ajaran islam.

“Promosi boleh asal tau tempat, masak APK dipasang di pohon dan dipaku pula, yang jelas itu salah satu cara merusak lingkungan. Kalau berbicara salah atau tidak itu jelas salah, diajaran agama pun sudah dijelaskan merusak dan tak menyayangi ciptaan Allah itu dosa, pohon kan ciptaan Allah,” ujarnya.

Lanjutnya,” Masyarakat sekarang harus cerdas, mana calon pemimpin yang baik untuk memimpin harus dipilih, Perda aja dituburnya apalagi nanti setelah jabat bisa-bisa lupa sama rakyatnya,” terangnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here