BRI Berikan Beasiswa Kepada Yatim Piatu dan Duafa

foto ist

Jakarta : Peduli terhadap pendidikan Bank Rakyat Indonesia (BRI) berikan bantuan beasiswa kepada yatim piatu dan kaum duafa dibilangan Cipinang Pulo No.14 Jakarta Timur.

Endang Supriyanti mengatakan, kegiatan kerohanian tersebut kerap dilakukan pada Jum’at malam dengan tujuan mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar kaum Ibu dengan menyelipkan kegiatan sosial.

“Jadi pengajian saya ini (Baitul Mal Nur Hasanah) untuk menyatukan ibu-ibu. Saya ingin mengajak kaum ibu sekitar agar anak-anak yatim piatu dan dhuafa rajin belajar dan dimanfaatkan beasiswa serbaik mungkin,” kata Endang selaku Divisi Layanan Contact Center BRI Pusat kepada Media (5/10/2018).

Menurut dia, pemberian beasiswa merupakan bagian bentuk peduli BRI mencerdaskan generasi penerus bangsa Indonesia. Dengan terbentuknya koordinator ditiap-tiap RT maupun RW, hal tersebut mempermudah seleksi kepada calon yang berhak menerima bantuan beasiswa tepat sasaran.

Baca Juga :  Pangeran Alprinse Ingin Jadi TNI/Polri Untuk Menjaga dan Membela Negara

“RT 12,10,11,7, 5 dan warga yang tinggal dirumah susun. Jadi, saya punya koordinator setiap RT, ada humas ada dan bendahara. Kalau di Jakarta nyari saudara susah, kita nyari saudara ustazah ini tidak ditarif,” ujarnya.

Perlu diketahui, pemberian beasiswa dimulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga level pengurusan tinggi dan untuk pencairan beasiswa langsung ditransfer melalui rekening BRI masing-masing yang telah terdaftar.

?

“Jadi uang itu dari BRI Pusat masuk rekening wajib hukumnya yang dapat beasiswa masuk ke rekening tiap ajaran harus ada berdasarkan raport,” tambah Endang.

Dikatakan, sumber beasiswa tersebut berasal dari karyawan BRI untuk pelajar yang berhak membutuhkan bantuan biaya pendidikan dibawah naungan Yayayan Baitul Mal BRI Jalan Jendral Sudirman Kav 44-46 Jakarta Pusat yang dipimpin oleh Direktur Utama Suprajarto dan Kepala Divisi Dedi serta jajarannya.

Baca Juga :  Brigjen Firli Terpilih Sebagai Deputi Penindakan KPK

Sementara, Hj Dedeh Nursaadah, Ustazah Ella Alatas dan Ustazah Sandrawati menyampaikan melalui tausiyahnya Surat Al-Kahfi ayat 28 yang berbunyi.

“Bersabarlah kamu bersama dengan orang-orang yang berdoa bersama Allah pagi, sore semata-mata hanya mengharapkan keridhaan-Nya,” katanya.

Masih dalam penjelasannya, artinya anak yatim itu penerus bangsa, artinya tidak punya ayah dan ibu disitulah kita sebagai manusia harus punya belas kasih karena dia generasi penerus sehingga tinggi martabat seseorang.

“Artinya anak yatim itu kita rangkul kita sayangi apalagi dekat menyantuni sehingga kita diberi kemudahan karena Rasullullah itu dekat dengan anak yatim seperti telunjuk dan jari tengah,” terangnya.

“Prinsipnya adalah tingkatan orang mukmin itu ketika orang itu punya rasa berempati peduli kepada anak yatim piatu. Jadi, olehnya yang dekat orang yatim balasannnya surga,” papar Ustazah. (rolla)

Comment here