Hippun Atau Musyawarah Para Sai Batin Paksi Pak Sekala Brak

Foto : Ist

SKALABRAKNEWS.COM – Pada hari Sabtu tanggal 8 Desember tahun 2012 lalu, bertempat di ruang Margasana “Gedung Dalom” Kepaksian Pernong Sekala Brak kami “Sai Batin” Raja Adat Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Lampung melakukan “HIPPUN KESEPAKATAN PARA SAI BATIN PAKSI” (Musyawarah Agung para Sultan Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak) yang masing-masing kami hadir secara fisik yaitu :

1. “Sai Batin” Kepaksian Pernong, Yang mulya  SPDB Drs. Pangeran Edward Syah Pernong, S.H.,M.H. gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23
2. “Sai Batin” Kepaksian Nyerupa, YM Puniakan Beliau Drs. Salman Parsi gelar Sultan Pikulun Jayadiningrat.
3. “Sai Batin” Kepaksian Belunguh, YM Puniakan Beliau Yanuar Firmansyah gelar Sultan Junjungan Sakti.
4. “Sai Batin” Kepaksian Bejalan Diway, YM Puniakan Beliau Selayar Akbar, SE.Akt gelar Sultan Jayakesuma Ke-IV

Adapun keputusan yang dapat kami sepakati pada “Hippun Sai Batin Paksi” tersebut kami tuangkan dalam tujuh butir kesepakatan yang kami beri nama : “Kesepakatan Hippun Sai Batin Paksi” sebagai berikut :

I. Bahwa Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak menganut sistim “BERSATU TIDAK BERSEKUTU dan BERPISAH TIDAK BERCERAI” yang mana Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak merupakan satu Kerajaan yang diperintah oleh keturunan empat orang bersaudara yaitu :
1.1. Kepaksian PERNONG Sekala Brak dengan ibu negeri Batu Brak
1.2. Kepaksian NYERUPA dengan ibu negeri Sukau
1.3. Kepaksian BELUNGUH dengan ibu negeri Kenali
1.4. Kepaksian BEJALAN DIWAY dengan ibu negeri Kembahang

Masing-masing Kepaksian mempunyai kekuasaan, wilayah dan masyarakat adatnya sendiri-sendiri dan mempunyai kedudukan kebangsawanan yang sederajat tidak ada lebih antara satu Kepaksian dengan Kepaksian lain.
Adapun sebutan untuk struktur Kerajaan Paksi masing-masing disebut Kepaksian, sedangkan Buay atau Kebuayan adalah sebutan untuk menunjukkan garis keturunan.

Baca Juga :  Sultan Sekala Brak Iringi Pemakaman Raja Gowa

Bahwa kami “Para Sai Batin” Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak menyatakan terlarang dan melanggar adat bagi salah satu Paksi yang menyatakan dirinya lebih tua karena keturunan Paksi Pak Sekala Brak ini adalah keturunan penakluk suku tumi pada masa Sekala Brak Kuno yang setelah merebut Sekala Brak meneruskan dengan Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak yang antar Paksi satu sama lain mempunyai kedudukan dan derajat yang sama.

II. Bahwa kami para “Para Sai Batin” senantiasa akan mengeluarkan Statement yang sama tidak berbeda antara satu dengan yang lainnya baik dalam menyikapi tentang tata-titi keadatan maupun dalam menyikapi dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

III. Bahwa kami para “Para Sai Batin” tidak boleh mengklaim terhadap Marga yang telah berdiri dan diakui keberadaannya oleh seluruh Paksi Pak secara turun temurun, contoh seperti Marga Liwa yang keberadaannya telah diakui oleh seluruh Paksi dalam Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak.

IV. Bahwa kami para “Para Sai Batin” berkomitment untuk mempertahankan tujuh jenjang Kebangsawanan dalam adat “Para Sai Batin” Paksi Pak Sekala Brak yaitu :

4.1. Sultan/Pangeran/Dalom
4.2. Raja/Depati
4.3. Batin
4.4. Radin
4.5. Minak
4.6. Kimas
4.7. Mas/Iton

V. Hanya Saibatin Paksi lah yang bergelar Sultan, Pangeran dan Dalom melekat pada diri “Para Sai Batin” dan tidak dapat dilimpahkan kepada siapapun juga kecuali kepada “Para Sai Batin” Marga yang telah mempunyai wilayah dan Masyarakat Adat tersendiri dan telah diakui oleh “Para Sai Batin” Paksi Pak Sekala Brak.

Baca Juga :  SRI HARIDEWA Raja Di Sekala Brak Tahun 997 Masehi

VI. Bahwa kami para “Para Sai Batin” akan menjaga hal-hal yang menurut Adat menjadi hak mutlak “Para Sai Batin” Paksi (“Sai mak dapok nitimbang Paksi”) antara lain :

6.1. “Petutukhan” (Panggilan adat) Peniakan Dalom Beliau tidak boleh dipakai oleh siapapun selain dari “Para Sai Batin” Paksi Pak Sekala Brak.

6.2. “Kawik Buttokh” (bentuk atap/bubungan) seperti contoh yang terpasang pada “pemugungan Gedung Dalom” Kepaksian Pernong Sekala Brak.

6.3. Lambang Paksi Pak Sekala Brak “Cambai Mak Bejunjungan” sebagai Lambang milik daripada 4 Paksi tersebut yang mempunyai falsafah bahwa Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak dapat berdiri tegak kokoh dan kuat walaupun tidak dibantu oleh unsur-unsur lain, pihak lain ataupun komunitas lain karena karakter nilai dasar dari empat Kepaksian : Kekayaan dipegang oleh keturunan Umpu Belunguh, keberanian dipegang oleh keturunan Umpu Bejalan Diway, Kelihaian dan Kecerdikan dipegang oleh Umpu Pernong dan Hamba Rakyat yang banyak yang tersebar menjadi simbol kebesaran Kepaksian Nyerupa, itulah makna daripada “Cambai Mak Bejunjungan”

6.4. Gelar/Adok Sultan hanya milik Para Sai Batin Paksi Pak Sekala Brak sedangkan untuk Sai Batin Marga dan Saibatin Kebandakhan menggunakan gelar Suntan/Suttan atau Pangeran atau Dalom.

VII. Bahwa kami para “Para Sai Batin” sepakat menyeragamkan pakaian yang melekat di badan sebagai pakaian Keagungan “Para Sai Batin” Paksi Pak Sekala Brak, baik dipakai secara bersama-sama ataupun sendiri-sendiri oleh kami para “Para Sai Batin” Paksi Pak Sekala Brak antara lain :

Baca Juga :  Festival Sekala Bekhak V Digelar 10-12 Juli

Kami menyepakati bahwa Ratu Ngegalang Paksi adalah Ayah dari Paksi Pak Sekala Brak, Ratu Mamelar Paksi adalah Kakek dari Paksi Pak Sekala Brak dan Paksi Pak menyatakan merupakan keturunan yang dulu lurus dari Sultan Zulkarnain yang berasal dari Kerajaan Pasai.

Pepadun Melasa Kepappang adalah hak milik Paksi Pak secara bersama dan bukan milik salah satu Paksi yang pada kesepakatan dan persetujuan empat Paksi selama ini dititipkan di Gedung Dalom Kepaksian Belunguh.

Selanjutnya kami para Sai Batin Paksi Pak Sekala Brak menyepakati pula adanya Perdana Menteri dan Para Pemapah Dalom di Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, Khususnya Kedudukan perdana mentri baru ada di Kepaksian Pernong, pengangkatan Perdana Mentri Irjen Pol. Dr.Drs. H. Ike Edwin,S.I.K.,S.H.,M.H.,MM sebagai pelaksana tugas Pemapah Dalom di Kepaksian Pernong.

Kesepakatan ini dibuat, untuk disosialisasikan kepada seluruh komunitas Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak dimanapun berada guna dipatuhi dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

HIPPUN AGUNG Para Sai Batin Paksi Pak Sekala Brak, Sedang berada diruang Margasana di Gedung Dalom Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung
dari kiri ke kanan :

“Sai Batin” Kepaksian Belunguh Yanuar Firmansyah gelar Sultan Junjungan Sakti.
“Sai Batin” Kepaksian Pernong Paduka Yang Mulya SPDB Drs. Pangeran Edward Syah Pernong, S.H.,M.H. gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23
“Sai Batin” Kepaksian Bejalan Diway Selayar Akbar, SE.Akt gelar Sultan Jayakesuma ke-I
“Sai Batin” Kepaksian Nyerupa Drs. Salman Parsi gelar Sultan Pikulun Jayadiningrat. (Red)

Comment here