Dukung Jokowi 2 Periode, Pospera Metro Pastikan Tetap Kritik Pemerintah

Foto : Ist

METRO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rayat (Pospera) Kota Metro mendukung penuh kemenangan Ir. Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin sebagai Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019 mendatang. Meski demikian, pihaknya juga memastikan akan tetap mengkritik kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Pospera Kota Metro Isa Ansyori saat di konfirmasi awak media, Minggu (19/8/2018). Menurutnya, selama di bawah kepemimpinan Presiden Ir. Joko Widodo, nampak dan jelas berbagai kemajuan di bidang ekonomi, pembangunan dan kemajuan di bidang lainnya yang telah dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Diantaranya, pembangunan infrastruktur jalan tol, waduk, bendungan dan bandara di sejumlah daerah di Indonesia, dan terciptanya Bahan Bakar Minyak (BBM) 1 harga di Indonesia, serta pengembalian asset nasional.

”Ini sangatlah jelas bahwa bapak Ir. Joko Widodo merupakan sosok pekerja keras untuk membangun negara. Sehingga, sangatlah tepat dan layak jika diberikan kesempatan untuk menjadi Presiden 2 Periode, untuk menyelesaikan pembangunan saat ini yang tengah berlangsung. Melihat kemajuan-kemajuan di bawah kepemimpinan Bapak Ir. Joko Widodo itu semua, maka Pospera Kota Metro sangat mendukung jika Bapak Ir. Joko Widodo menjadi Presiden 2 Periode berpasangan dengan KH M’ruf Amin,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Metro Desak Dinas Sosial Soal Distribusi Bantuan Sosial

Meski dukungan tersebut juga merupakan intruksi DPP Pospera yang terlontar dalam rapat kerja nasional (Rakernas) III tahun 2018 di Hotel Grand Inna Medan, Sumatera Utara, pada 26-28 Januari 2018 lalu, DPC Pospera Metro tetap kekeh akan mengkritik segala bentuk kebijakan pembangunan yang dianggap tidak pro rakyat terutama di Bumi Sai Wawai.

“Kami memang mendukung penuh kemenangan bapak Jokowi dan KH M’ruf Amin, tapi bukan berarti kami melupakan peran kami untuk memberikan sumbang saran dalam mendukung pembangunan. Kritik yang membangun terhadap kebijakan-kebijakan yang memang di anggap tidak pro terhadap masyarakat khususnya di Kota Metro akan terus kami lakukan guna kemajuan kemajuan pembangunan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkot Metro Sosialisasi Pencegahan Tindak Kriminalitas Kota Metro Tahun 2019

Menurutnya, keputusan yang tepat Jokowi meningkatkan 40 persen di sektor infrastruktur. Karena objek sangat penting sehingga bisa bangun daya saing dan membuka lapangan pekerjaan. Selain itu maraknya sektor komoditas yang sedang lesu, saat ini harga sejumlah komoditas seperti batu bara, karet, dan kelapa sawit sedang turun. Penurunan ini bisa didongkrak dengan efek pembangunan infrastruktur seperti Bendungan di Sukoharjo Pringsewu, dan Marga III Lamtim, serta tak luput juga Jalan Tol.

”Jadi bukan hanya fisiknya saja yang dilihat dan dinilai, tapi efek lain yaitu manfaat lancarnya akses perdagangan, perekonomian serta manfaat bendungan dari sektor pertanian dan perikanan yang bakal tercukupi kebutuhan nya. Jadi Pospera Kota Metro akan dukung penuh dan siap Jokowi pada Pemilu Tahun 2019 di Kota Metro,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Organisasi massa Posko Perjuangan Rayat (Pospera) menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) III tahun 2018 di Hotel Grand Inna Medan, Sumatera Utara, pada 26-28 Januari 2018. Dalam rakernas ini, Pospera berkonsolidasi untuk mendukung Jokowi sebagai calon Presiden di Pemilu 2019.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas, Intel Metro Datangi Ormas LMP

“Pospera dalam Rakernas ketiganya ini akan kembali mensolidkan kekuatan struktur, simpul-simpul dan jejaring untuk mendukung kembali Jokowi sebagai Presiden periode 2019-2024,” ujar Ketua Umum Pospera, Mustar Bonaventura dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/1/2018) lalu.

Rakernas dihadiri 27 pengurus provinsi, aktivis Persatuan Aktivis Nasional 98 (PENA 98) sebagai induk organisasi Pospera, serta unsur Dewan Mahasiswa (DEMA) Pospera.

Selain mengonsolidasikan dukungan kepada Jokowi, kata Mustar, rakernas ini juga mengonsolidasikan struktur untuk menghadapi Pilkada serentak di 171 wilayah. 

“Serta merespons isu-isu strategis nasional yang sedang marak misalnya ancaman disintegrasi NKRI maupun isu terkait program kesejahteraan rakyat,” ucap dia.

Kegiatan rakernas ini turut dihadiri anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto, Deputi IV Kantor Staf Presiden mewakili Kepala Staf Kepresidenan Eko Sulistyo, dan Sekjen PENA 98 yang juga anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Adian Napitupulu. (By)

Comment here