Paska Ott Bupati Lamsel Pun Edward Ajak warga adat Hormati Proses Hukum dan ada Praduga Tak bersalah

Foto PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak yang Di pertuan Ke 23

Lampung Barat – Pasca terciduknya ZH Bupati Lampung Selatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jum’at (27/7) dinihari tadi.PYM SPDB  Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak Yang Di Pertuan Ke 23 mengajak masyarakat adat Lampung untuk menghormati proses hukum dan tidak menjustifikasi ZH sebagai tersangka utama.

“Saudara saudaraku mari kita serahkan proses hukum dengan azas praduga tidak bersalah. Adinda Zainuddin adalah saudara kita, marilah kita bersikap sebagai seorang saudara di saat salah seorang saudaranya sedang terkena cobaan. Lamun kham mak dapok nulung Dang Nutuk Nyegung, janganlah kita sebagai saudara hanya mau mau duduk bersama di permadani, semua orang bisa tapi saat ALLAH sedang menguji saudara kita jangan kita ambil bagian dengan berkomentar yang tidak menunjukkan sikap adat bersaudara orang lampung,” tuturnya kepada awak media, Jum’at (27/7).

Baca Juga :  Meluruskan Informasi Tentang Rutan Brimob Kelapa Dua

Mantan Kapolda Lampung ini juga mengingatkan masyarakat adat tentang arti kesetiaan sebgai watak asli masyarakat lampung.

“Lepas dari benar salahnya saudara kita Zainuddin Hasan kita harus prihatin. Kedekatan hati, kecintaan sebagai saudara maupun penghormatan kita terhadap sesama orang lampung harus kita tunjukkan dalam situasi seperti ini, sebagai sebuah watak dasar ulun lappung yaitu setia. Kesetiaan ini bukan berarti membenarkan kesalahan tapi melihat dari sisi kemanusiaan dan merasakan bahwa adinda Zainuddin selama ini juga adalah bagian dari kita,” ucapnya

Orang nomor satu di kerajaan adat Skalabrak tersebut juga menghimbau masyarakat adat untuk tidak berkomentar yang dapat menambah terpuruk ZH dan keluarganya.

Baca Juga :  Brigjend pol Drs Tomsi Tohir Jabat Kapolda Banten

“Dalam kontek penegakan hukum silahkan ada yang memprosesnya dan kita juga bukan membela kesalahannya, tapi tidak berarti harus ikut berkomentar yang menambah terpuruk seorang saudara. Lamun puakhi puakhi sai mawat sependapat, bagus disimpan di hati saja,” pungkasnya.

Senada dengan Pangeran  Edward Syah Pernong, Kombes Yusril Hakim juga menyampaikan rasa prihatinnya terhadap terjaringnya ZH dalam operasi KPK.

“Kanda Edward Syah Penong yang saya banggakan, walaupun saya tidak kenal dekat tapi saya bisa merasakan rasa persaudaan yang kuat dari kanda terhadap kita semua sesama Lampung. Saya sependapat, sikap prihatin yang kita tunjukan kepada sesama saudara kita bukan berarti kita membenarkan. Itulah sikap seorang saudara, yang saling memberikan dukungan semangat dan menyejukkan di kalau senang maupun susah,” tandasnya. (Red)

Comment here