RAJA GOWA WAFAT : SEKALA BRAK DAN GOA TEGUH SETIA

foto novan saliwa

Skalabraknews.com : Ketika berita duka tentang wafatnya Raja Gowa ( Minggu, 10 Juni 2018 ) sampai ke Sultan Edward Syah Pernong, beliau sangat terkejut dan segera mengatur penerbangan untuk langsung menuju Makassar. Duka mendalam menyelimuti Keluarga Besar Kerajaan Sekala Brak Kepaksian Pernong, betapa tidak, dua Raja dari Kerajaan tersebut merupakan sosok yang sangat karib dalam berbagai kesempatan silaturahmi selalu bersama.

Teringat saat istana Balla Lampoa dibobol dan ruang pusaka dibongkar paksa, Kerajaan Sekala Brak Kepaksian Pernong ikut merasa terdzolimi, titah langsung Sultan Edward Syah Pernong yang segera mengutus Panglima dari Sekala Brak untuk menghadap Raja Gowa demi mengikrarkan bahwa Kerajaan Gowa dicintai dan akan turut dijaga oleh saudaranya yang berada di ujung selatan pulau sumatera. 

Baca Juga :  In Memorial SUBKI ELIAS HARUN Mantan Wakil Gubernur Lampung

Diberbagai kesempatan silaturahmi Para Raja se-Nusantara dalam Forum Silaturahmi Keraton Nusantara ( FSKN ), dua Raja dari Sekala Brak dan Gowa selalu terlihat begitu dekat untuk menjaga persaudaraan dan ikatan silaturahmi dua kerajaan tersebut. 

Seperti tampak dalam event FSKN  pada tahun – tahun terakhir ini, di Bumi Tatar Pasundan, Sultan Sekala Brak dan Raja Gowa selalu berdampingn duduk bersama. Pada saat Kirab Agung di jalan Asia Afrika Bandung (13/5/2017), ratusan prajurit Gowa berjalan gagah berani diusung langsung diatas titah  Sombaya Ri Gowa PYM I Maddusila Andi Idjo Dayeng Manyonri Karaeng Katangka Sultan Alaudin II Raja Gowa Ke –  XXXVII,  kemudan tepat dibelakangnya, ratusan prajurit dari Sekala Brak berarak-arak membawa pusaka kebesaran dan Panji Panji keagungan Kerajaan Adat di Nusantara. Kedua kerajaan ini selalu berdampingan membawa kebesaran dan keluhuran adat istiadat bersama Kerajaan lainnya di Nusantara.

Baca Juga :  LAMBAN PERSATUAN MAHASISWA DAN PEMUDA LAMPUNG BARAT DIRESMIKAN

Begitu juga saat Festival Keraton Nusantara di Keraton Kasepuhan Cirebon (16/9/2017), Sai Batin Puniakan Dalom Beliau duduk bersama Sombaiya Ri Gowa Andi Madusila, melihat parade prajurit yang beriring – iringan, sembari berbincang tentang badik yang dipakai Pangeran Alprinse Syah Pernong. 

Saat – saat indah dalam kiprah menjaga dan melestarikan khazanah kerajaan nusantara itu kini tak kan lagi bisa dijumpai, hanya menjadi kenangan yang akan dicatat dalam goresan sejarah, warisan ke anak cucu. Mangkatnya sang Raja Gowa yang arif bijaksana meninggalkan duka dilangit nusantara, seluruh Raja menyampaikan belasungkawa. Terlebih lagi bagi Sultan Sekala Brak Yang dipertuan ke XXIII, yang langsung menuju Gowa untuk mengantarkan YM Kerabat dan Sahabatnya itu keperistirahatan terakhi.

Baca Juga :  PANGERAN EDWARD SYAH PERNONG BERSAMA 7 PENYIMBANG ADAT PEPADUN BERDOA DALAM ANGKON MUAKHI

” Ikatan yang telah dibangun sejak zaman Nenek Moyang dahulu, akan tetap kami jaga,  kini bahkan sampai waktu yang tak pernah ditetapkan “, demikian tegas Paduka Yang Mulia SPDB Pangeran Edward Syah Pernong saat moment FKN di Cirebon.(rls-red)

 penulis ( Novan Saliwa : Abdi Dalom )

Comment here