Dihimbau KPK, Pairin Larang Randis Dipakai Mudik

Wali Kota Metro Achmad Pairin. (Foto : Arby Pratama)

METRO – Mobil kendaraan dinas (Randis) dilarang digunakan untuk mudik ke luar provinsi. Kebijakan itu disampikan Walikota Metro Achmad Pairin saat di konfirmasi awak media di kantor Pemkot setempat, Rabu (6/6/2018).

Menurutnya, ketentuan tersebut berdasarkan surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengimbau agar kendaraan dinas tidak dipergunakan untuk mudik lebaran ke luar Provinsi.

“Ini mendasar pada surat himbauan KPK yang kita respon. Dalam surat KPK berisikan agar kendaraan dinas tidak digunakan untuk mudik ke luar provinsi,” ucapnya.

Namun dirinya juga tidak melarang bila randis tersebut dipergunakan di dalam Kota.

“Untuk didalam provinsi silahkan saja, tetapi resikonya ditanggung sendiri,” Kata Pairin.

Baca Juga :  Rama Rasmi Pimpin HMI Komisariat Hukum UM

Kendati di tahun-tahun sebelumnya tidak ada larangan tegas bagi pejabat yang menggunakan randis untuk mudik lebaran, namun di tahun ini Ia mengaku telah menyampaikan himbauan larangan penggunaan randis tersebut ke seluruh Kepala Dinas di Bumi Sai Wawai, agar tidak membawa kendaraan dinas saat mudik ke luar kota.

“Untuk tahun – tahun sebelumnya memang tak ada larangan bagi pejabat untuk mengunakan Randis mudik lebaran. Akan tetapi, biayanya tidak ditangung negara, seperti bensin dan segalanya, begitu pula resikonya. Ya resikonya ditanggung mereka jika sampai terjadi apa-apa pada kendaraan tersebut. Mereka rata-rata sudah memiliki kendaraan pribadi, makanya untuk randisnya aman tentunya,” tutur Walikota.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas, Intel Metro Datangi Ormas LMP

Walikota berharap kendaraan dinas milik negara tersebut harus betul-betul dijaga, karena kepentingannya untuk pelayanan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi.

Sementara itu, sebelumnya Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Lampung Didik Suprayitno secara tegas melarang penggunaan Kendaraan Dinas (Randis) untuk mudik lebaran dan liburan menjelang serta usai hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Dirinya akan memberikan himbauan kepada aparatur pemerintahan dan para pejabat yang difasilitasi randis agar tidak menggunakannya untuk kepentingan pribadi terlebih menjelang hari raya idul fitri.

“Saya belum mengecek, tapi memang kendaraan dinas itu kan tidak boleh di pakai untuk kepentingan pribadi. Karena itu nanti saya himbau kepada para pejabat, kalo berlibur dalam rangka libur lebaran atau cuti lebaran tidak usah lah pakai kendaraan dinas, lebih baik pakai kendaraan pribadi,” ucapannya saat dikonfirmasi awak media usai safari Ramadhan Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang perdana dan berlangsung di Kota Metro pada Selasa, (22/05/2018) lalu. (By)

Comment here