Pemda Lampung Timur Gagal Raih WTP

foto Lambang daerah kab Lamtim

SkalaBraknews.com-SUKADANA : Pemerintah kabupaten (Pemkab) lampung timur (Lamtim) gagal meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  dari Badan pemeriksa keuangan (BPK) perwakilan provinsi lampung, rabu (6/6).

Bupati lamtim non aktif Chusnunia Chalim sebelum melakukan cuti menitipkan pesan kepada wakil bupati lamtim yang saat ini menjadi Plt Bupati Lamtim Zaiful Bokhori agar mengelola laporan keuangan pemda lamtim dengan baik hal itu bertujuan agar mendapatkan predikat opini WTP dari BPK, namun hal itu gagal dilakukan oleh Zaiful Bokhori selaku Plt Bupati Lamtim.

Diketahui pada 14 februari 2018 kemarin Bupati Lamtim Non aktif saat pamit untuk cuti sebagai bupati lamtim karena menjadi calon wakil gubernur lampung yang akan di laksanakan pada 27 juni 2018 itu berpesan kepada seluruh ASN agar dapat meraih WTP. Namun pesan bupati non aktif itu gagal di emban oleh Plt Bupati Lamtim Zaiful Bokhori.

Keinginan bupati lamtim non aktif Chusnunia Chalim untuk mendapatkan predikat WTP terhenti, karena seperti di ketahui Chusnunia melakukan cuti selama kampanye pilkada mulai dari tanggal 15 Februari 2018 sampai dengan tanggal 23 Juni 2018. Chusnunia berpesan saat pamit kepada ASN di lamtim dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Plt Bupati lamtim Zaiful Bokhori untuk memimpin kabupaten lamtim supaya berupaya mendapatkan predikat WTP.

Baca Juga :  Kades Purwosari Dan Masyarakat Bangun Desa Melalui DD

Diketahui pada tahun 2017 dibawah kepemimpinan Chusnunia Chalim Pemda lamtim mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK provinsi Lampung, yang sebelumnya sejak 2008 sekitar 10 tahun lalu kabupaten lampung timur gagal mendapatkan opini dari BPK sehingga laporan keuangan pemda lamtim tidak dapat diberikan predikat opini (Disclaimer) dari BPK.

Disclaimer itu dinyatakan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK nomor 62/HP/XVIII.BLP/12/2011 tertqnggal 31 desember 2011 lalu, setelah chusnunia chalim menjabat sebagai bupati lamtim laporan keuangan pemda lamtim berbenah lalu predikat WDP diraih pada tahun 2017, oleh karena itu chusnunia optimis menargetkan opini WTP dapat diraih pada tahun 2018 ini. Pada kenyataanya dibawah kepemimpinan Plt bupati lamtim Zaiful Bokhori predikat itu gagal di raih.

Baca Juga :  PWI Lampung Timur Gelar Konferkab ke VI tahun 2018

Diketahui, Permasalahan keuangan lamtim itu di akibatkan oleh dana APBD pemkab lamtim tahun 2008 yang tersimpan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tripanca Setiadana sebesar Rp.119 Miliar tidak dapat dikembalikan ke kas daerah oleh mantan Bupati Lamtim satono, selain itu terdapat masalah pada PT Lampung Timur Cemerlang (LTC) sebesar Rp 17 Miliar.

Setelah tahun 2011 pasca lengsernya mantan bupati satono pemkab lamtim dilanjutkan kepemimpinan bupatinya oleh wakil bupati satono yakni Erwin Arifin, dibawah kepemimpinan Erwin Arifin keungan pemkab lamtim sedikit demi sedikit makin membaik sejak tahun 2011 mantan bupati lamtim Erwin Arifin dapat membenahi manajemen pengelolaan keuangan daerah terbukti status Disclaimer tidak lagi disandang oleh pemkab lamtim.

Hal itu juga dilakukan bupati lamtim Chusnunia Chalim Selama kurun waktu 2 tahun di bawah kepemimpinan bupati lamtim Chusnunia Chalim hasilnya bentuk laporan keuangan tahun anggaran 2017 pemkab lamtim menyandang predikat WDP dari BPK yang diketahui bahwa sebelum mendapat predikat WTP harus mendapatkan opini WDP terlebih dahulu.

Baca Juga :  Warga Purbolinggo Nyatakan Sikap Dukung Ridho Bachtiar

Saat temu pamit cuti selama 4 bulan sejak 15 februari 2018 Chusnunia berpesan kepada wakil bupati lamtim Zaiful Bokhori yang saat ini menjadi PLT Bupati Lamtim beserta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lamtim agar laporan keuangan pemkab lamtim tahun 2018 bisa mendapatkan predikat WTP dari BPK.

“Saya sebagai bupati meminta betul seluruhnya yang ada di Lampung Timur ini untuk mewujudkan  Lampung  Timur harus WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) di 2018,”  pesan bupati lamtim non aktif Chusnunia Chalim pada 15 februari 2018 lalu.

Setelah secara resmi cuti roda pemerintahan diserahkan kepada Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari yang secara otomatis sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati lamtim sampai 23 juni 2018 mendatang. Semoga dengan kembalinya Chusnunia Chalim sebagai bupati lamtim pada 24 juni 2018 mendatang mampu merait opini WTP untuk laporan keuangan di tahun 2019 mendatang. Impian predikat WTP dari BPK itu harus didukung oleh semua unsur agar impian itu mampu terwujud di tahun 2019 yang akan datang.(rls-Pnd)

Comment here