Dengan Kerekatan Kultur Adat Lawan Terorisme

SKALABRAKNEWS.COM, Pesisir Barat_ Masyarakat adat selain mengapresiasi kinerja Polri yang telah berhasil menciptakan rasa aman, juga tergerak untuk membantu Polri dan pemerintah dalam memberantas terorisme melalui gerakan kebudayaan yang menjadi domain masyarakat adat. Masyarakat adat akan turut membantu melakukan deradikalisasi pada warga bangsa yang telah secara sadar ataupun tidak sadar terjangkiti virus ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Upaya yang dapat dilakukan masyarakat adat untuk melakukan deradikalisasi ialah dengan melakukan penanaman nilai-nilai kearifan lokal yang bersumber dari ajaran leluhur. Nilai-nilai kearifan lokal yang sejak dahulu kala dipegang teguh masyarakat adat, selain sesuai dan menjadi sumber butir-butir Pancasila, juga sesuai ajaran agama.

Baca Juga :  Banyak Mengabaikan Aturan, Bupati Pesisir Barat Bisa Dilengserkan

Langkah-langkah deradikalisasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat adat antara lain sebagai berikut. (1) Melakukan pendidikan masyarakat berbasis kultur. Upaya ini dilakukan dengan aktif mengadakan silaturahmi dan anjangsana ke elemen-elemen masyarakat dengan menyampaikan nilai-nilai kearifan kultural. (2) Bekerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi agar nilai-nilai kearifan kultural dapat tersampaikan dalam proses belajar-mengajar. (3) Mempererat kerja sama dengan aparat penegak hukum untuk membantu melakukan pantauan dini anggota masyarakat agar tidak terjangkiti virus ideologi sesat dan melaporkan bila ada tindakan-tindakan oknum masyarakat yang mencurigakan.

Bagi masyarakat adat, gerakan kultural itu merupakan kewajiban pada bumi pertiwi, pada para leluhur yang telah mendirikan bangsa Indonesia, juga pada masyarakat secara umum. Gerakan kultural tersebut juga bermakna bahwa masyarakat adat masih tetap eksis dan siap menjaga keutuhan negara Indonesia, siap mempertahankan kebhinekaan, dan siap menjaga suasana aman dan damai.(Rls/Lampost).

Comment here