Beranda Kerajaan Skala Brak Tari Celugam Agung Turut Meriahkan HUT TMII

Tari Celugam Agung Turut Meriahkan HUT TMII

13

Penampilan Tari Celugam Agung dan Lagu Bumi Sekala Brak. (Foto : EGC)

SKALABRAKNEWS.COM, Lampung Barat_ Sejumlah seniman tari dan musik yang tergabung dalam team seni Kabupaten Lampung Barat ikut memeriahkan rangkaian HUT TMII yang ke 43 dalam Gelar Gita Natya Nusantara yang merupakan ajang penampilan kesenian dari berbagai provinsi se Indonesia, kegiatan pagelaran tersebut  yang berlangsung  empat hari dari tanggal 19 sampai 22 April 20018. Lampung Barat yang mendapat giliran tanggal 20 April 2018, menampilkan  karya musik instrument berjudul “Riwayat Paksi”, dan juga karya Lagu “ Bumi Sekala Brak” dan Tari “ Celugam Agung” yang merupakan dua  karya baru dari seniman muda Novan Saliwa.

Baca Juga :  Keluarga Besar Sekala Brak lampung Gelar Buka Bersama

Tampil memukau dengan iringan musik dan gerak para penari yang bersemangat, menurut Endang Guntoro Canggu SH selaku Kasi. Atraksi dan Daya Tarik Wisata “ team seni yang berjumlah 25 orang ini telah menampilkan yang terbaik, membuat merinding dan memukau banyak penonton yang sedang berkunjung di stan pameran se nusantara” jelasnya,  turut hadir menyaksikan penampilan tersebut  Sekretaris Dinas, Kabid Pemasaran Pariwisata dan beberapa staff  Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lampung Barat.

Celugam adalah salah satu produk hand made yang dibuat dengan merangkai potongan-potongan kain yang berbentuk segitiga dan segi empat, kemudian dijadikan lembaran kain,  “ kali ini yang kami angkat dalam tarian adalah kerajinan khas Lampung Barat berupa Celugam agar dikenal oleh masyarakat se nusantara, awalnya motif celugam hanya dipakai untuk alas duduk seorang Sai Batin Paksi atau Raja Adat dalam masyararakat sekala brak, namun kini motif- motifnya telah diaplikasikan kedalam berbagai media, seperti baju, tas, kain tapis, bahkan arsitektur bangunan bermotifkan celugam, ini adalah perkembangan zaman dan upaya bersama dari pemerintah dan masyarakat untuk lebih memasyarakatkan celugam ini”  demikian terang Novan Saliwa.

Baca Juga :  Pangeran Edward Syah Pernong Harum Ditengah Masyarakat Sulawesi Selatan

Bentuk segitiga dalam motif celugam bermakna tiga unsur pokok didalam adat istiadat Sekala Brak yaitu Adok ( Gelar Kebangsawanan ), Tutukh ( Panggilan Kehormatan ) dan Jujjokh ( Kedudukan ), ketiganya adalah satu kesatuan yang bernilai agung bagi masyarakat Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak.(Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here