Beranda Kriminalitas Pistol Perampok Direbut oleh Tukang Sapu RS. A Yani Metro

Pistol Perampok Direbut oleh Tukang Sapu RS. A Yani Metro

7

Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik saat mengunjungi kediaman korban perampokan. (Foto : Arby Pratama)

METRO – Perampokan kembali terjadi di Kota Metro. Kali ini bukan korban yang terluka oleh proyektil panas, melainkan perampok justru yang tertembak ketika sedang berebut pistol.

Hal ini yang dialami Dedi Susanto (37) warga Ganjar Agung, Metro Barat. Kediamanya disatroni perampok bersenjata sekira pukul 03.00 WIB. 

Saat menyadari rumahnya dirampok, Dedi melawan dengan sigap. Pistol yang hendak ditodongkan ke arahnya direbut, saat perebutan pistol itu perampok justru tertembak di bagian paha. 

Dedi berniat melindungi keluarga dari rampok saat perebutan senjata itu. Dedi menerima pukulan di bagian kepala belakang dan depan serta goresan proyektil di bagian perut, hal yang sama dialami sang istri. Vivi Rejiati (36) menderita luka pukulan di kepala, dan seorang anaknya menerima pukulan dengan pistol di bagian kepala pula. 

Baca Juga :  Polisi Tembak Pencuri Motor Di Tuba

Dedi mengaku tidak memiliki ketrampilan khusus untuk melawan perampok semua dilakukan secara spontan berdasar naluri bertahan hidup.

“Saya gak pernah ikut bela diri apalagi latihan senjata. Saya hanya berniat untuk menyelamatkan keluarga dari perampok,” katanya saat ditemui di kediamanya, Senin (16/4/2018).

Dari pantauan, sebuah senjata rakitan berhasil direbut oleh korban beserta empat buah peluruh aktif dan dua buah peluru non aktif.

“Yang udah ketembak dua ada enam proyektil pas berantem sama penjahat,” kata Dedi yang merupakan cleaning service di RSUD Ahmad Yani Metro.

Menurut Dedi saat itu dirinya sedang tidur bersama istri dan kedua anaknya. Saat Dedi mendengar suara aneh dia terbangun dengan sigapnya.

Baca Juga :  Kepergok Warga Maling Motor Dimasjid, ME (24) Di Cokok Polisi

Terlihat ceceran darah masih berada di kediaman Dedi. Istri Dedi yang bekerja sebagai tukang jahit mengaku melawan perampok tersebut. Menurutnya, perampok berjumlah lebih dari satu orang.

“Yang satu berantem dengan saya disini, yang satunya lagi di atas motor di pinggi jalan, menunggu untuk kabur,” katanya.

Mendengar aksi heroik warganya, Kapolres Metro AKBP Umi Fadilah Astutik mengapresiasi keberanian Dedi, menurutnya hal itu sangat luar biasa.

“Luar biasa sekali ya. Patut diapresiasi, belum tentu semua orang berani. Kami menargetkan mudah-mudahan kurang dari seminggu ini kita dapat mengungkap para pelaku. Sekarang sudah dalam lidik dan untuk ciri-ciri pelaku sudah sudah kita kantongi,” ujarnya. 

Baca Juga :  Polres Tanggamus Tangkap Terduga Pembunuh Warga Bogor

Diduga perampok ingin mengambil barang berharga milik korban. Saat kejadian perampok sudah sempat mengambil handphone milik korban. (By)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here