Beranda Lampung Tengah ADK Buyut Udik ,Tidak Tepat Sasaran

ADK Buyut Udik ,Tidak Tepat Sasaran

73

Foto jalan menuju pangkalan pasir yang Di biayai Oleh ADK Buyut Udik .

SKALABRAKNEWS.COM, Lampung Tengah_ Pengelolaan Dana Desa banyak yang tidak tepat sasaran. Hal ini terlihat di kampung Buyut Udik Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.

Warga  Buyut Udik  Candra  Wijaya  (28) komplain dengan pembangunan yang dibiayai oleh Anggaran Dana Kampung (ADK). Karna dalam pembangunan yang menggunakan Dana Kampung harus mementingkan kepentingan umum, Di atas ke pentingan pribadi dan golongan .

Menurut Candra, ADK yang ada di Kampung Buyut Udik tidak tepat pada sasaran. Terlihat dari pembangunan jalan onderlag, yang ada di Dusun I  kampung Buyut Udik. Menggunakan  dana ADK Tahun 2016 apa 2017 saya lupa tahunnya, jalan yang di bangun menuju ke pangkalan pasir dan tidak ada rumah yang di lalui jalan ini. jalan ini digunakan untuk memperlancar usaha pangkalan pasir saja”, ujarnya.

Baca Juga :  Ketua Gapensi : Ayok kita Dukung Pemerintahan Musa-Dito,Menuju Lamteng Berjaya

Selanjutnya tahun 2017 Lanjut Candra,  Anggaran Dana kampung Buyut Udik lebih kurang 1,6 Milyar, Salah satu yang di bangun oleh pemerintahan kampung  adalah Gedung olah raga (GOR) Bulu tangkis ,yang Berada di Belakang Balai Kampung Buyut Udik.

Untuk  Bantuan  karang Taruna, lanjut Candra, di tahun 2016, tidak  ada  bantuan melalui ADK, dan tahun 2017 Bantuan di serahkan kepada  ketua  karang  taruna Bapak   Asrul  Hafid sebesar 15 juta untuk  koperasi yang dikelola karang taruna namun Anggarannya pun di kembalikan ke Kas kampung karna belum adanya badan hokum jelasnya.

Seharusnya  pengelolaan  Dana  Desa  lebih Pada prioritas   Strategis  yang  sudah di sepakati bersama antara badan musawarah  desa, pemerintahan  desa, dan unsur masyarakat yang telah di selenggarakan oleh badan musawarah desa, untuk menyepakati  hal yang bersifat strategis ,sesuai dengan (Permendes No 19 thn 2017) . Namun kenyataan yang ada di Kampung Buyut Udik tidak Peraturan Menteri Desa No 19 Tahun 2017.

Baca Juga :  Bupati Loekman Resmikan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 RSUD-DSR

Di dalam Permendes No 19 tahun 2017 itu di jalaskan semua tentang Prioritas pembangunan menggunakan Dana Desa atau ADK , untuk pembangunan Gor misalnya, dalam Bab 3 pasal 4 
ayat 4 .Pembangunan sarana olahraga desa sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan unit usaha yang  dikelola oleh BUM Desa atau BUM desa bersama. Namun Kenyataannya BUM desa belum ada Dan belum terbentuk .

“Untuk itu saya meminta kepada Pihak Camat Gunung Sugih, kepala badan PMK Lampung Tengah Dan Bupati Lampung Tengah untuk Melihat dan mengecek pembangunan yang ada di kampung Buyut Udik sudah tepat  sasarankah yang dibangun atau hanya kepentingan pribadi   dan golongan saja”,  ujar Candra.(Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here