Beranda Pendidikan AGPAII Siap Bentengi Moral Pelajar

AGPAII Siap Bentengi Moral Pelajar

62

Foto bersama pengurus Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) yang baru di kukuhkan dengan Kapolres Metro dan ketua PGRI Kota Metro. (Foto : Ist)

METRO – Ratusan tenaga pendidik Mapel Agam Islam siap membentengi moral pelajar di kota yang juluk kota pendidikan. Itu menyusul komitmen pada saat pengukuhan pengurus DPD Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kota Metro, di Aula SMKN 1 Metro, Senin (26/3/2018).

 Acara tersebut dihadiri Seketratis Daerah Kota Metro Ir. Nasir, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, Kepala Kantor Kemenag Kota Metro Johan, Kadis Pendidikan Kebudayaan Kota Metro Ria Andari, Ketua AGPAII Provinsi Lampung Zainal Abiddin, dan Pembina AGPAII Kota Metro Budi Raharjo.

Baca Juga :  Walikota Metro Mengukuhkan Dewan Hakim Musabaqoh Tilawatil Quran ke-15

Dalam kesempatan tersebut, Pembina DPD AGPAII Kota Metro Budi Raharjo menyatakan keberadaan AGPAI ini diharapkan mampu menjadi pelopor keberhasilan karakter di sekolah.

“Perlu digaris bahwahi juga AGPAI harus mampu bekerjasama dengan dinas dan instansi terkait.  AGPAI sebagai organisasi profesi harus menjadi contoh organisasi yang baik. Anggota AGPAII ini guru agama dibawah naungan Disdikbud, jadi bukan guru agama di Madrasah,”ungkapanya.

Lebih lanjut, kata Budi diera perkembangan dunia digital informasi teknologi yang semakin berkembang pesat, diharap guru-guru agama Islam yang mengabdi untuk Negara dapat komimen ikut serta membentengi moral pelajar untuk mencerdaskan anak bangsa kearah yang lebih baik lagi.   

Sementara itu, Ketua DPD AGPAII Kota Metro Jamaluddin mengaku akan fokus serta intensif  melukan pendidikan katakter kepada guru agama,dari mulai sekolah  pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), SMP, dan SMA Sederajat.

Baca Juga :  Opini Oligarki Arman Lamnunyai, Untuk Indonesia Yang Tentram Dan Damai

“Jadi AGPAII sebagai wadah untuk menaungi guru-guru pendidikan agama Islam se- Kota Metro. Tapi yang menitik beratkan untuk pembinaan adalah ke arah karakter, sehingga guru agama Islam ini kalau sudah paham karakter. Maka saat proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat diterima para anak didik,”pungkasnya. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here