Beranda Metro Lagi, Pelajar Di Metro Kedapatan Konsumsi Tuak

Lagi, Pelajar Di Metro Kedapatan Konsumsi Tuak

4

Empat Remaja yang sedang mengkonsumsi Tuak terjaring razia aparat Kepolisian Sektor Metro Barat di Lapangan Mulyojati. (Foto : Arby Pratama)

METRO – Setelah sebelumnya ramai menjadi perbincangan terkait pelajar yang mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) jenis Tuak, kini aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Barat kembali mendapati pelajar yang sedang asyik minum tuak di Lapangan Mulyojati, Metro Barat, Sabtu malam (31/3/2018).

Waka Polsek Metro Barat Ipda Kosim TR, SH menyampaikan, razia tersebut merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan guna mengantisipasi kasus 3C di Wilayah Hukum Polres Metro. Dalam operasi tersebut petugas kembali menemukan remaja yang sedang asyik mengkonsumsi Tuak.

“Saat petugas bergerak kearah jalan Soekarno Hatta Kelurahan Mulyojati, Metro Barat tepatnya di seputaran lapangan 16C, kita temukan Empat remaja yang sedang mengkonsumsi Tuak,” ucapnya.

Baca Juga :  Catat! Kalau Tak Mau Ditilang Di Ops Patuh Krakatau 2019

Ironisnya, dari Empat remaja tersebut seorang di antaranya mengaku sebagai pelajar SMP di Bumi Sai Wawai.

“Hasil razianya, untuk Senpi, Sajam dan Narkoba Nihil tapi kita mengamankan 4 orang pemuda yang sedang minum tuak dengan identitas RA (19), BDK (15), KH (20), ketiganya merupakan warga Mulyojati dan seorang pelajar SMP Negeri 9 Metro berinisial MA (15) yang juga warga Mulyojati,” ungkap Ipda Kosim.

Dalam razia tersebut petugas memberikan peringatan kepada pelajar agar tidak kembali mengkonsumsi Tuak.

“Kita berikan teguran kepada mereka, dan untuk barang bukti yang kita amankan 3 liter tuak dalam bungkus plastik, dan kita amankan juga 2 unit R2 tanpa kelengkapan surat,” bebernya.

Sementara Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik mengaku prihatin atas kembali di dapatinya pelajar yang mengkonsumsi Tuak di Wilayah hukum Polsek Metro Barat.

Baca Juga :  Pemkot Metro Sosialisasi Pencegahan Tindak Kriminalitas Kota Metro Tahun 2019

“Prihatin, kita prihatin kalo pelajar dengan usia yang masih sangat muda yang notabene generasi penerus bangsa sudah mulai minum tuak. Akibatnya mabuk dan tidak fokus belajarnya serta dapat berefek melakukan tindak kriminalitas apabila tidak punya uang untuk beli tuak, bisa nyuri atau nipu atau sejenisnya. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua dan pihak sekolah agar tetap melalukan pengawasan dan bimbingan kepada anak-anak ini,” ujarnya saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Mantan Pimred Tribratanews ini juga mengungkapkan, sebetulnya untuk razia lapo tuak sudah menjadi program jajarannya, hanya saja yang berjalan baru Polsek Metro Pusat sementara yang lainnya diharapkan dapt mengikuti.

Baca Juga :  Diduga Ugal-ugalan, Mobil Terbalik Depan Kampus IAIN Metro

“Ini bisa saja dilakukan oleh polres. Sebetulnya polsek jajaran sudah punya program polsek bersih dari tuak dan judi, untuk polsek metro pusat sudah jalan, semoga dapat juga diikuti oleh polsek jajaran lainnya. Polres dan polsek bisa bersama melakukan razia ke toko-toko yang dicurigai menjual tuak,” Kata AKBP Umi.

Dirinya kembali menghimbau kepada orang tua dan guru agar berperan aktif dalam mengawasi anaknya supaya tidak terjerumus ke hal-hal yang melanggar hukum.

“Agar para orang dan guru semakin peduli akan sikap dan keseharian anak-anak ini. Mereka harus selalu di ingatkan akan hal-hal baik dan tidak berbuat hal-hal yang merugikan diri sendiri. Mari fokus belajar untuk mencapai cita-cita yang ingin diraihnya,” tandasnya. (Arby)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here