Beranda Metro DPRD Minta Pemkot Perbaiki Median Jalan Pattimura

DPRD Minta Pemkot Perbaiki Median Jalan Pattimura

5

SKALABRAKNES.COM, METRO – Maraknya angka kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) di jalan Pattimura Kec. Metro Utara patutnya menjadi perhatian khusus pemerintah, baik dari pelaksanaan pembangunan maupun perawatannya. DPRD Kota Metro meminta pemerintah cepat tanggap menangani persoalan laka lantas yang diduga disebabkan oleh median jalan atau yang dikenal sebagai pembatas jalur dua.

Ketua komisi I Basuki meminta Pemkot segera berkoordinasi dengan provinsi terkait dua jalur di Jalan Patimura agar dapat segera memasang tambahan lambu dan Lampu lalin.

“Jadi itu memang wewenang provinsi. Karena statusnya jalan provinsi. Tapi kita minta ada koordinasi. Karena memang daerah situ kan enggak dua jalur tadinya. Dan juga gelap. Wajar kalau banyak yang tidak tahu,” bebernya kepada awak media, Rabu (28/3/2018).

Karena itu, pihaknya mendorong agar segera ada langkah untuk mengantisipasi. Minimal memasang rambu sementara jika tidak bisa memasang lampu penerangan jalan. Sebelum ada korban lebih banyak atau sampai meninggal dunia karena hal tersebut.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas, Intel Metro Datangi Ormas LMP

Sementara itu, dari catatan warga setempat sedikitnya terdapat 5 laka lantas yang melibatkan pembatas jalan. Ketua Komunitas Briker Mania (KOBRA) Dicky Kusuma Wardhana menyampaikan, ada sekitar lima kejadian sejak pembatas jalan dibuat. Selain tak ada rambu, minimnya penerangan juga diduga penyebab kecelakaan.

“Bro, ada kecelakaan lagi. Kejadian sekitar pukul 19.30 WIB. Korban mobil Grandmax BE 1359 JX yang ditumpangi warga Karangrejo. Ada tiga orang mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit,” ujarnya via WhatsApp, Senin (27/3) malam.

Ia mengaku, pada Jumat (23/3), mobil APV B 8321 GN juga menabrak pembatas jalan. Empat orang asal Palembang luka ringan. Alasannya sama, sopir tidak tahu jika pada jalan tersebut ada jalur dua. Karena rambu yang tidak kelihatan.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas, Intel Metro Datangi Ormas LMP

Selain Dicky, hal serupa juga disampaikan Wahab, warga setempat yang mengaku pembatas jalan yang baru memang sangat membahayakan. Utamanya bagi pengemudi roda empat. Karena tidak terlihat. Dan pada jalur tersebut kecepatan kendaraan rata-rata tinggi.

“Jalan ini kan dari dulu enggak ada pembatas. Dan biasanya ngebut memang karena jalannya lebar. Apalagi mobil kan biasa ambil jalur kanan. Tiba-tiba ada pembatas di tengah ya kaget. Ada lima atau enam kali lah. Belum ada tiga bulan ini dipasang,” ujarnya, Selasa (27/3).

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Korba bersama warga memasang strobo. Sehingga mobil yang datang dari arah Kota Metro menuju Kecamatan Punggur Lampung Tengah (Lamteng) dapat mengetahui ada pembatas jalan jalur dua di Jalan Pattimura.

Baca Juga :  Aklamasi Amanah Kepemimpinan PWI Metro Jatuh Ke Abdul Wahab

“Kalau yang kami lihat, kecelakaan ini karena rambu-rambu yang nggak kelihatan. Juga cat marka yang tidak standar, jadi tidak menyala dan segitiga pemisah jalur juga tidak ada. Itu kenapa kami dan warga pasang strobo,” imbuh Dicky. 

Kasat Lantas Polres Metro Ajun Komisaris Muhammad Kasyfi menjelaskan, jika angka kecelakaan di Jalan Patimura memang cukup tinggi. Pihaknya sendiri telah melakukan survei ke lapangan.

“Pertama itu daerah sana gelap. Bahkan di situ pernah ada laka lantas meninggal dunia juga. Itu kan median baru, rambu juga tidak memadai. Ada sedikit dan tidak menyala kalau malam,” imbuhnya. 

Ia menambahkan, pihaknya telah menyampaikan terkait penerangan dan penambahan rambu saat pertemuan forum komunikasi lalu lintas bersama pemerintah. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here