Beranda Kriminalitas Kisruh KNPI , danang minta pemukulan di usut

Kisruh KNPI , danang minta pemukulan di usut

58

skalabraknews.com_Lampung Tengah- Salah satu Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lampung, meminta Polda mengusut dalang pemukulan pimpinan sidang musda KNPI ke XVI di Swiss Belt Hotel Sabtu (10/3/2018) lalu.

Seperti diketahui pemukulan dialami oleh Sirajudin Abdul Wahab (Sekjend DPP KNPI), Jubirdarsun (Wasekjend DPP KNPI) dan Arif rahman (Pengurus DPP KNPI) di Swiss Belt Hotel tepatnya pada hari Sabtu (10/3/2018) pagi ketika ketiganya sedang menikmati sarapan.

Sekretaris Bakorda Fokusmaker Lampung, Danang meminta agar Polda Lampung melakukan tindakan hukum kepada pelaku pemukulan pengurus DPP KNPI. Karena negara ini negara hukum, sehingga masalah ini harus diselesaikan secara hukum.

Baca Juga :  Pelaku Curas Asal Indra Putra Subing Berhasil di Bekuk Polsek Terbanggi Besar

“Pemukulan tersebut adalah upaya intimidasi dari pihak lain yang ingin melanjutkan Musda KNPI dengan kemauan mereka. Kepada bapak Kapolda agar segera usut tuntas kasus ini karena Sekjen DPP KNPI adalah simbol organisasi yang memang harus dilindungi. Ketika seseorang telah merusak simbol berati oknum tersebut telah berusaha merusak organisasi baik disadari atau tidak oleh dirinya,” kata Danang saat dikonfirmasi skalabraknews.com via telepon selulernya, Rabu (14/3).

Menurut Danang, keributan terjadi baik di Aula Korem maupun di Swiss Belt Hotel disinyalir sudah direncanakan. “Menurut hemat saya kericuhan yang terjadi sepertinya memang sudah direncanakan yang melewati tahapan sidang agar pada musda yang kedua hanya memunculkan satu calon saja. Akibatnya sebagian peserta sidang marah karena merasa ada kecurangan pada musda yang kedua ini dan menimbulkan kericuhan,” terang dia.

Baca Juga :  Video Viral Pemerasan, Preman Kampung Diamankan Tekab 308 Polres lamteng

Dia juga mendukung keputusan DPP KNPI menghentikan sidang dan membawa permasalahan ini ke DPP karena memang jika musda tetap digelar di Lampung tidak akan kondusif. “Kami akan selalu mendukung langkah-langkah yang diambil oleh DPP,” ujarnya.

Diketahui, keributan di Swiss Belt Hotel membuat Kapolda Lampung Irjen Suntana dan Kapolresta Bandarlampung Kombespol Murbani Budi Pitono turun tangan didampingi puluhan jajarannya.

Belum diketahui pasti apa yang memicu terjadinya pengeroyokan tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, keributan terjadi karena diduga pendukung salah satu calon merasa kurang puas kepada pimpinan sidang yang telah menunda Musda KNPI yang di gelar di Aula Korem, Jumat (9/3/2018) malam.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here