Beranda Lampung Barat Lampung Barat Belajar Budidaya Aren Lebak

Lampung Barat Belajar Budidaya Aren Lebak

350

Salah satu petani sedang menyadap aren

Rombongan Dinas Kehutanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat belajar budidaya perkebunan aren ke Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, selama tiga hari untuk meningkatkan populasi tanaman aren.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat Sita Elida di Lebak, Rabu, mengatakan, selama ini pengembangan perkebunan aren di wilayahnya dilakukan secara alami dan tidak dibudidayakan khusus.

Untuk itu, pihaknya belajar ke Kabupaten Lebak tentang budidaya tanaman aren yang dikembangkan petani Lebak karena pengelolaan produksi aren di Lebak menembus pasar ekspor.

Selama ini, Kabupaten Lampung Barat juga memiliki sejumlah pengrajin gula merah, namun produksinya hanya dijadikan sebagai oleh-oleh bagi pengunjung.

Baca Juga :  Irjen Suntana : Team Gabungan Berhasil Amankan 10 Pelaku Pemburu Satwa Liar

Pada 2016 produksi gula aren di Kabupaten Lampung Barat sebanyak 270 ton, yang diharapkan dapat meningkat melalui studi banding ke Kabupaten Lebak.

“Kami berharap setelah belajar ini bisa mengelola komoditas aren menjadi andalan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga setiap tahun menyalurkan bantuan benih kepada kelompok tani di 15 kecamatan. Namun, petani mengembangkan tanaman aren secara alami saja dengan pola tumpang sari.

Karena itu, perkebunan aren di daerahnya tidak maksimal sehingga perlu inovasi.

Rombongan tersebut juga mengunjungi sentra kerajinan gula semut dan gula cetak di Kabupaten Lebak karena bisa menembus pasar ekspor.

Kerajinan gula aren itu menyumbangkan pendapatan ekonomi masyarakat kecamatan. “Kami optimsitis Lampung Barat dapat menjadi sentra gula aren setelah belajar dari Kabupaten Lebak,” katanya.

Baca Juga :  Mad Hasnurin Ajak Masyarakat Lombok Seminung Jaga Kelestarian Danau Ranau

Saat ini, perajin gula aren di Lebak bisa mengekspor sebanyak 20 ton ke Belanda.

Masyarakat Belanda menyukai gula aren Kabupaten Lebak sebagai bahan pemanis minuman maupun aneka jenis makanan. Bahkan, gula aren bisa dicampur pemanis roti.

“Kami siap membantu perajin gula aren Lampung Barat bisa ekspor ke luar negeri,” katanya.

sumber: Antaranews Lampung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here